Minggu, 24 AGUSTUS 2025 • 12:00 WIB

Unik! Siswa SD di Sumberejo Ubah Daun Seledri Jadi Karya Ecoprint

Author

PMM UMM Kelompok 3 bersama siswa-siswi kelas 5 SDN Sumberejo 01. (Adivia/Z Creators)

INDOZONE.ID - Siapa sangka, daun seledri yang biasanya hanya jadi pelengkap masakan bisa berubah menjadi karya seni bernilai tinggi? Itulah yang dilakukan siswa-siswi kelas 5 SDN Sumberejo 01, Kecamatan Batu, saat mengikuti workshop ecoprint yang digelar oleh PMM UMM Kelompok 3.

Desa Sumberejo dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sayuran, dan seledri menjadi komoditas khas yang melimpah di sana. Biasanya hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur atau dijual ke pasar, kini seledri diolah dengan cara berbeda, menjadi media kreatif dalam praktik ecoprint.

Lewat program kerja yang digagas di Desa Sumberejo, para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ini mengajak anak-anak untuk melihat potensi desa mereka sendiri. Tidak hanya seledri, kegiatan ecoprint juga memanfaatkan bunga dan berbagai dedaunan. Dengan teknik pounding, tanaman-tanaman tersebut meninggalkan motif indah yang memukau di atas kain.

“Anak-anak antusias sekali, apalagi saat melihat motif daun dan bunga yang tercetak cantik di kain. Mereka jadi tahu kalau tumbuhan sekitar bisa dimanfaatkan lebih luas, bukan hanya untuk dimakan atau hiasan,” ujar Adivia, koordinator kelompok PMM.

Baca juga: Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Warga Meteseh Kenal Microgreens untuk Ketahanan Pangan

Siswa-siswi kelas 5 SDN Sumberejo 01 praktik ecoprint. (Adivia/Z Creators)

Proses ecoprint dilakukan dengan sederhana. Daun ditata rapi di atas kain, lalu dipukul perlahan menggunakan palu atau batu hingga sari airnya keluar. Dari sari daun inilah muncul warna alami yang menampilkan detail urat daun maupun kelopak bunga dengan indah, menghasilkan pola unik di setiap kain.

Baca juga: PMM 2 UMM Program Kerja Psikoedukasi: Orang Tua Bijak, Anak Cerdas di Desa Tulungrejo

Lebih dari sekadar prakarya, praktik ecoprint ini memberikan pengalaman belajar baru bagi siswa kelas 5 SDN Sumberejo 01. Mereka tidak hanya mengenal seni dan sains, tetapi juga belajar menghargai potensi alam yang melimpah di desa mereka. Seledri yang menjadi ciri khas Sumberejo pun menjelma simbol kreativitas, dari komoditas sederhana bisa lahir karya luar biasa.

Bagi Desa Sumberejo, kegiatan ini bukan hanya menambah warna di ruang kelas, tetapi juga membuka peluang baru dalam mengembangkan potensi lokal. Dengan sentuhan kreatif, siapa tahu suatu hari ecoprint dari seledri di desa ini bisa menjadi ciri khas sekaligus sumber ekonomi baru bagi warganya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU