Kisah Haru Aang Saipul Hajami: Dampingi Ayah dari Semester 1 yang Sakit hingga Wisuda Tanpa Kehadirannya
INDOZONE.ID - Perjuangan mahasiswa memang sering penuh drama. Tapi apa yang dialami Aang Saipul Hajami, berhasil bikin ribuan orang di TikTok ikut nangis bareng. Lewat unggahannya.
Aang membagikan ceritanya di TikTok mengenai bagaimana dirinya dari masuk kuliah hingga ngerjain skripsi sambil nemenin sang ayah yang lagi sakit keras.
Baca juga: Bukti Agent of Change, Ini 3 Aksi Mahasiswa yang Mencetak Sejarah
Kisah Aang, Si Anak Berbakti
Diawal semester satu Ayah Aang memang sudah terbaring dan sakit di rumah sakit, ayah Aang kembali drop ketika Aang duduk di bangku kuliah semester lima.
Tak sampai situ pada semester enam Aang hampir memutuskan untuk berhenti berkuliah karena keadaan yang tidak mendukung. Tapi karena dukungan yang diberikan orang terdekat Aang tetap melanjutkan kuliah.
Pada saat semester delapan Aang dalam proses pengerjaan skripsi tapi tetap menemani ayahnya. Dalam unggahan foto terlihat laptop terbuka dengan tab penuh data, sementara di belakangnya ada sang ayah yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Tulisan singkatnya pada foto tersebut cuma “Semester 8 skripsian.” Simpel, tapi langsung bikin yang nonton ngerasa sedih.
Puncaknya, Aang nunjukin momen setelah sidang skripsi. Aang yang masi setia menemani Ayahnya setelah sidang skripsi. Sayangnya, takdir berkata lain.
Satu bulan sebelum wisuda, ayah Aang, H. Usman Bin H. Madsira, berpulang. Foto makam dengan bunga tabur dan tulisan “1 bulan sebelum wisuda” jadi potongan paling menyayat hati.
Reaksih Netizen
Netizen pun banjir komentar. “Setidaknya ayahmu tahu dan lihat prosesmu, Kak,” tulis akun @ndaleviee dengan 20 ribu lebih likes.
Ada juga yang nulis, “Beliau memastikan anaknya lulus sebelum pergi,” sampai “Pasti ayahmu sedang tersenyum di surga.” Komentar-komentar itu bikin kolom jadi lautan doa sekaligus pelukan virtual untuk Aang.
Cerita Aang sebenarnya jadi gambaran banyak mahasiswa di Indonesia yang gak cuma mikirin nilai, tapi juga harus mikirin keluarga, bahkan kehilangan orang tersayang di momen-momen penting hidupnya.
Bedanya, Aang berani buka ceritanya ke publik, dan itu bikin banyak orang merasa relate dan ikut terharu.
Sekarang, Aang tinggal nunggu wisuda. Meski kursi di sampingnya nanti kosong, dukungan ribuan netizen jadi bukti bahwa perjuangannya nggak sendirian. Dan mungkin benar, seperti komentar salah satu netizen: ayahnya sudah lebih dulu tersenyum bangga dari atas sana.
Nah, apa kamu juga punya cerita yang sama dengan Aang?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TikTok/@aangtujuh