Senin, 15 SEPTEMBER 2025 • 19:25 WIB

Kenapa Sukses Rate Mahasiswa Harvard Lebih Tinggi? Ini 5 Jawabannya

Author

Harvard University (Instagram/@harvard)

INDOZONE.ID - Kenapa mahasiswa Harvard rasanya lebih cerdas? Lulusannya pun bisa kamu temukan di banyak bidang besar, dan tingkat kesuksesannya jauh lebih tinggi dibanding kampus lain. Kok bisa?

Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” Sama halnya dengan lingkungan perkuliahan.

Banyak mahasiswa yang “terpaksa” menyesuaikan diri dengan budaya belajar di Harvard. Rahasianya ternyata bukan soal pintar, tapi dari hal yang mendasar seperti kebiasaan belajar dan gaya hidup.

Baca juga: Dear Mahasiswa, Ini Lho 9 Jalan Kesuksesan ala Howard Gardner sang Profesor Harvard yang Wajib Ditiru

Yuk spill bareng 5 hal yang bikin mahasiswa Harvard sukses!

5 Cara Mahasiswa Harvard Bangun Kesuksesan

1. Belajar Bukan Dadakan tapi Terstruktur

Disini kita akrab dengan istilah SKS (Sistem Kebut Semalam). Hal yang awalnya hanya dilakukan karena dadakan, perlahan menjadi budaya di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Sebaliknya, mereka justru mengatur waktu belajar layaknya mengatur sebuah perusahaan, semua ada sistemnya. Polanya rapi, konsisten, dan punya strategi. Jadi kuliah lebih panic-free, karena sudah dipersiapkan jauh hari.

Baca juga: Ini Dia Kampus Para Inisiator 17+8 Tuntutan Rakyat: Dari UGM sampai Harvard!

2. Jauh Dari Scrolling Media Sosial

Godaan buka sosmed yang bikin fokus belajar buyar dibatasi. Ada juga ruang belajar di Harvard yang kondusif tanpa distraksi. Keinginan untuk sekadar cari hiburan instan di sosmed bisa mereka kendalikan, jadi otak tetap fresh dan nggak gampang lelah.

3. Jago Atur Aktivitas dan Waktu

“Mager” an “nanti aja” bukan bagian dari kamus mereka. Disiplin waktu dan komitmen dilatih dengan jadwal harian dan deadline yang ketat, tapi realistis. Dengan begitu, mereka terlatih untuk disiplin dan konsisten ngejar target, tanpa harus bergantung pada motivasi sesaat.

Baca juga: Dr Grandprix, Dosen Muda ITB Asal NTT yang Hasil Risetnya di Akui Harvard, Standford, dan Elsevier

4. Paham Lebih Penting daripada Hafal

Menghafal catatan tanpa ngerti isinya sering buang waktu. Karena itu, mereka pakai cara active recall atau membaca catatan keras-keras. Fokusnya bukan berapa banyak hafalan, tapi seberapa dalam pemahaman.

5. Uji Diri Sendiri Biar Makin Matang

Baca buku sekali biasanya nggak cukup, sama seperti nonton film yang perlu diulang biar detailnya dapet dan gear pada otak berjalan. Jadi mereka terbiasa baca ulang, bikin kuis kecil, diskusi., atau kupas konsep satu per satu.

Dengan cara ini, ujian pun terasa lebih seperti latihan, bukan hal yang menakutkan.

Baca juga: 5 Platform Kuliah Online Gratis dari Kampus Top Global, Ada dari Harvard hingga MIT

Jadi bukan soal mereka terlahir lebih jenius, tapi kebiasaan yang dibangun perlahan dari setiap belajar dan gaya hidup yang teratur. Kalau kuncinya mahasiswa Harvard: disiplin dan konsisten, kenapa nggak kamu coba dari hal kecil juga?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/jokicv.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU