Senin, 29 SEPTEMBER 2025 • 12:00 WIB

6 Mahasiswa Informatika Udinus Tembus 3 Publikasi Scopus Q1–Q4, Angkat Riset AI hingga Quantum!

Author

6 Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Udinus. (Instagram/@udinusofficial)

INDOZONE.ID - 6 Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika  Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) berhasil menembus tiga publikasi internasional bereputasi, masing-masing di jurnal Scopus Q1 dan Q4.

Dengan tema machine learning hingga quantum computing yang sedang jadi arus utama keilmuan.

Baca juga: Selamat! Dua Profesor UIN Jakarta Masuk Daftar Top 2% Ilmuwan Dunia

Penulis Jurnal

Di jajaran penulis, tercatat nama Dzaki Asari Surya P., Nibras Bahy Ardyansyah, dan Nicholaus Verdhy P. yang memimpin sebuah artikel Q1 di Journal of Bio and Tribo Corrosion berjudul “Machine Learning-Based Prediction of Corrosion Inhibition Efficiency of Expired Pharmaceuticals: Model Development and Application.

Artikel kedua di klaster Q1 ditulis oleh Muhammad Reesa Rosyid, Lubna Mawaddah, dan Akbar Priyo Santosa di Materials Today Communications dengan judul “Implementation of Quantum Machine Learning in Predicting Corrosion Inhibition Efficiency of Expired Drugs.”

Sedangkan publikasi ketiga terbit di jurnal Scopus Q4 Advance Sustainable Science Engineering and Technology dengan judul “Harnessing Quantum SVR on Quantum Turing Machine for Drug Compounds Corrosion Inhibitors Analysis.” 

Yang kembali ditulis oleh trio Reesa Rosyid, Lubna Mawaddah, dan Akbar Priyo Santosa sebagai penulis utama.

Fokus Tiga Naskah Jurnal

Tiga naskah ini bergerak di irisan komputasi dan kimia material bidang yang biasanya menuntut eksperimen mahal. Tim Udinus memilih rute yang lebih efisien yakni memodelkan fenomena penghambatan korosi menggunakan data dan algoritma.

Pada paper pertama, mereka menyusun dataset senyawa obat kadaluarsa dan parameter pengujian, lalu membangun model prediksi efisiensi corrosion inhibitor berbasis machine learning.

Hasilnya, model mampu memetakan senyawa mana yang potensial tanpa harus melakukan seluruh uji basah dari nol menghemat sumber daya dan waktu eksperimen.

Pada paper kedua, fokus naik kelas ke quantum machine learning. Tim mengadaptasi pendekatan quantum untuk menangani pola non-linier yang kompleks dalam data korosi area yang kerap membuat model klasik “seret” ketika variabelnya banyak.

Publikasi ketiga memperdalam jalur kuantum melalui Quantum Support Vector Regression (SVR) yang dijalankan di Quantum Turing Machine. Tujuannya mengestimasi performa kandidat inhibitor berdasarkan ciri molekuler dan kondisi uji.

Meski dimuat di jurnal Q4, artikel ini penting sebagai stepping stone metodologis menawarkan pipeline yang bisa direplikasi atau ditingkatkan di riset berikutnya.

Baca juga: Selamat! Tim FKG UNAIR Juara II Nasional Berkat Kajian “Immunochemotherapy” untuk Kanker Mulut

Tiga publikasi ini gak hanya angka di curriculum vitae. Ini adalah bukti kalau mahasiswa Indonesia mampu bermain di liga besar ketika dibekali ekosistem yang tepat serta bimbingan yang konsisten, budaya riset yang rapi, dan keberanian memilih tema yang relevan.

Nah, gimana menurut kamu tentang prestasi 6 mahsiswa udinus ini?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@udinusofficial

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU