INDOZONE.ID - Kisah haru datang dari Dede Gunawan Sari, seorang mahasiswa semester akhir Fakultas Teknik Universitas Majalengka (UNMA).
Bermodal tabungan receh sejak SMP, Dede berhasil menyelesaikan rangkaian tahap akhir kelulusannya dan mendapatkan toga wisudanya.
Baca juga: Kisah Inspiratif Uga: Penyandang Autisme yang Raih Magister dan Suarakan Anak-anak Senasib
Tabungan Receh untuk Toga Sarjana
Dede Gunawan Sari, datang ke ruang keuangan dengan cara yang tidak biasa. Alih-alih membawa uang tunai dalam jumlah besar, ia justru membawa kantong plastik berisi recehan yang memicu tangis haru di ruangan itu.
Tabungan ini dikumpulkannya sejak duduk di bangku SMP, dan kini digunakan untuk melunasi biaya sidang hingga wisuda.
Tak semua mahasiswa bisa membayar biaya kuliah dengan mudah, tapi semangat Dede menunjukkan bahwa perjuangan dan konsistensi bisa mengalahkan keterbatasan.
Perjuangan yang Menginspirasi
Tabungan receh yang akhirnya dipakai untuk membayar wisuda gak didapet dengan gampang dan tiba-tiba ada. Perjalanan panjang di bangku kuliah membuatnya harus pintar-pintar mengatur keuangan.
Setiap receh yang disimpan sejak SMP akhirnya menjadi penolong nyata di hari-hari terakhir sebelum kelulusan. Kisah ini bermakna karena sebenarnya kampus memberikan kesempatan berupa penangguhan biaya atau beasiswa yang bisa digunakan mahasiswa.
Tapi, Gunawan memilih tetap berusaha dengan caranya sendiri. Ia lebih percaya pada kerja keras dan kemandirian yang sudah ia bangun sejak lama.
Salut dari Lingkungan Kampus
Rekan mahasiswa dan pihak kampus melihat hal ini sebagai bentuk keteguhan hati dan rasa tanggung jawab yang luar biasa.
Walaupun ada berbagai bantuan yang tersedia, Dede tetap konsisten dengan caranya sendiri, yang membuat banyak pihak kagum dan terinspirasi.
Perjuangan ini gak hanya soal mendapatkan ijazah, tapi tentang makna kedewasaan, kemandirian, dan penghargaan atas usaha diri sendiri. Tabungan receh yang terlihat sederhana bisa jadi simbol besar dari semangat pantang menyerah.
Pelajaran dari Kisah Receh
Perjuangan itu gak selalu terlihat mewah. Ada yang mengandalkan beasiswa, ada pula yang menabung receh sedikit demi sedikit hingga akhirnya bisa berdiri di panggung wisuda.
Tidak ada jalan yang lebih baik atau lebih buruk, karena setiap mahasiswa punya perjuangan masing-masing yang patut dihargai.
Baca juga: Kisah Inspiratif Ibu yang Jadi “Teman Sekelas” Anak Demi Bisa Kuliah
Nah, kalau kamu bakal berjuang dengan cara yang mana nih? Apakah kamu akan menunggu beasiswa atau memilih berjuang dengan cara unik seperti menabung receh sejak lama?
Apa pun jawabannya, satu hal yang pasti kalau setiap perjuangan punya cerita, dan cerita itu yang bikin momen wisuda semakin berarti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@masukkampus