INDOZONE.ID - Banyak di antara mahasiswa yang baru belajar sebentar tapi rasanya kayak belajar berjam-jam.
Kalau memang sering merasa, berarti kamu ada di fase burnout atau stres. Apalagi kalau lagi dapat tugas banyak dari dosen, pastinya makin bikin mumet.
Otak manusia ini punya kemampuan buat mengenali apa saja faktor eksternal dan internal yang jadi penyebab merasa tertekan. Faktor ini disebut stressor yang memicu munculnya stres.
Saat stres ini, tubuh mengeluarkan hormon kortisol yang bisa bantu tubuh menghadapi stres secara efektif. Namun, kadar hormon kortisol yang terlalu tinggi atau rendah bisa berbahaya bagi tubuh.
Saat hormon kortisol tinggi membuat kamu gak bisa mengontrol makan, sehingga berat badan bisa melonjak. Sebaliknya, jika hormon kortisol rendah, kamu akan merasa kelelahan dan sulit untuk aktivitas.
Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi stres, terutama saat belajar. Dengan mengatasinya, diharapkan bisa membuat belajar lebih produktif.
Baca juga: ZEKE-03, Inovasi Drone Multitalenta ITB: Bisa Terbang, Merayap, dan Menyusup ke Ruang Sempit
6 Cara Atasi Stres Saat Belajar
1. Buat Jadwal yang Rapi
Cara pertama yang bisa kamu lakukan yaitu dengan membuat jadwal untuk belajar atau menyelesaikan tugas. Pastikan kamu mencatat tugas apa saja yang sedang diberikan oleh dosen.
Dengan membuat jadwal, kamu bisa lebih teratur untuk belajar dan gak lupa dengan tugas yang diberikan oleh dosen. Kamu pun bisa mengerjakan sebelum deadline yang ditentukan dosen.
Baca juga: 4 Tipe Pemburu Beasiswa yang Bikin Kamu Ngerasa “Ini Gue Banget!”
2. Hindari Sistem Kebut Semalam
Kebiasaan yang sering dilakukan oleh mahasiswa yaitu sistem kebut semalam (SKS). Padahal cara ini justru bisa buat kamu stres, karena belajar dengan waktu singkat tapi materi yang menumpuk.
Selain itu, cara ini akan membuat kamu kewalahan kalau mengerjakan tugas yang banyak. Nantinya, hasilnya pun akan jadi gak maksimal karena terburu-buru. Usahakan selalu hindari sistem kebut semalam, supaya bisa dapat hasil yang maksimal.
Baca juga: Fakultas Teknik, Kok Lombanya Bisnis? Fenomena Anak FTUI yang Jago BCC & BIC
3. Istirahat yang Cukup
Kalau kamu sedang stres dan merasa tubuh lelah, cobalah istirahat yang cukup untuk recharge energi. Kurangnya istirahat juga bisa memengaruhi produktivitas, daya ingat menurun, gak bisa konsentrasi, hingga mudah marah.
Saat kamu istirahat, otak bakal memperbaiki sel-sel tubuh yang bisa memproses emosi supaya bisa bereaksi lebih baik.
Baca juga: Kisah Abdul Gawi, Mahasiswa Tunanetra yang Buktikan Tak Ada Batas untuk Lulus Tepat Waktu
4. Olahraga
Olahraga merupakan salah satu efektif untuk menghilangkan stres. Olahraga dinilai bisa bantu menetralisir saraf simpatik, yang membuat fungsi tubuh menurun karena stres. Dengan olahraga lah bisa kembali menstabilkan fungsi tubuh tersebut.
Baca juga: Dari Nagabonar ke VINDES: 5 Alumni IKJ yang Karyanya Wajib Kamu Tahu!
5. Konsumsi Makanan Bergizi
Untuk menghindari stres dan bisa fokus saat belajar yaitu konsumsi makanan bergizi. Misalnya, pisang dengan kandungan potasium yang berfungsi memaksimalkan kinerja otak, saraf, dan jantung.
Kamu juga bisa konsumsi telur, dimana kandungan omega-3 bisa bermanfaat untuk kinerja otak dan mempertajam daya ingat.
Baca juga: Kisah Haru di Wisuda UIN Ar-Raniry: Ayah Tunanetra Genggam Tangan Putrinya Saat Raih Gelar Sarjana
6. Ciptakan Lingkungan yang Nyaman
Saat kamu belajar, lingkungan ini bisa berpengaruh besar terhadap tingkat stres. Dengan ruang belajar yang bersih, rapi, dan minim gangguan, pasti akan terasa lebih nyaman dan gak mudah stres. Kamu bisa gunakan kursi dan meja ergonomis supaya tubuh gak cepat lelah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Brainacademy.id, Rencanamu.id