Momen wisuda UT Yogyakarta (Instagram/@pandanganjogja)
INDOZONE.ID - Wisuda biasanya dilakukan dengan selebrasi pencapaian pribadi, tapi tahun ini Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta menjadikannya lebih dari sekadar seremoni.
Dari 1.081 mahasiswa yang diwisuda, ada kisah inspiratif yang mengingatkan kalau pendidikan seharusnya bisa diakses siapa pun, tanpa terkecuali. Lewat dukungan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Terbuka (IKA-UT), sebanyak 22 mahasiswa menerima beasiswa pembebasan UKT, termasuk dua mahasiswa difabel.
Baca juga: Gak Banyak yang Tahu! Ada Beasiswa Prestisius di SMU Singapura yang Didanai Keluarga Asal Indonesia
Dalam setiap periode wisuda, IKA-UT rutin menyalurkan beasiswa untuk membantu mahasiswa berprestasi namun terkendala finansial. Tapi tahun ini terasa lebih spesial karena dua di antara penerimanya adalah mahasiswa dengan kebutuhan khusus.
Kehadiran mereka di panggung wisuda menjadi simbol kesetaraan, bahwa perjuangan di dunia akademik gak mengenal yang namanya batasan fisik.
Kebijakan beasiswa ini mencerminkan filosofi UT yang sudah lama dikenal yaitu memberikan kesempatan pendidikan bagi siapa pun, di mana pun, dan dalam kondisi apa pun.
Dengan sistem pembelajaran jarak jauh, UT membuka jalan bagi mahasiswa yang sebelumnya sulit mengakses pendidikan formal termasuk pekerja, ibu rumah tangga, dan penyandang disabilitas.
Bagi para penerima, bantuan ini menjadi penyemangat untuk terus melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya. Ini juga adalah pengakuan atas ketekunan dan semangat mereka dalam menuntut ilmu di tengah keterbatasan.
Wisuda UT Yogyakarta 2025 menunjukkan kalau kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tapi juga ruang untuk menumbuhkan empati dan solidaritas. Inisiatif seperti ini penting di tengah sistem pendidikan yang sering kali masih belum ramah bagi kelompok marginal.
Dengan langkah kecil seperti pemberian beasiswa inklusif, UT membuktikan kalau pendidikan terbuka bukan sekadar slogan tapi komitmen untuk menjangkau semua lapisan masyarakat, tanpa diskriminasi.
Nyatanya ilmu gak cuma soal nilai dan gelar, tapi juga tentang bagaimana kita bisa berbagi peluang dan ruang bagi orang lain untuk tumbuh bareng.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@pandanganjogja