INDOZONE.ID - Dunia teknologi memang luas banget, tapi tahu gak kalau setiap jurusan IT punya fokus dan arah karier yang berbeda?
Banyak calon mahasiswa, bahkan yang sudah kuliah sekalipun masih sering tertukar antara Teknik Informatika, Sistem Informasi, atau Ilmu Komputer. Padahal, perbedaannya bisa menentukan jalur masa depanmu di industri digital.
Baca juga: Siap Mental dan Kopi! Inilah 10 Jurusan Paling Sulit dan Menantang di Kampus
1. Teknik Informatika (TI): Sang Pencipta Software
Mahasiswa TI identik dengan “otak di balik layar” dunia digital. Fokusnya pada pembuatan dan pengembangan perangkat lunak.
Mereka belajar algoritma, struktur data, basis data, AI, jaringan, hingga pemrograman. Kariernya meliputi software engineer, backend developer, hingga mobile developer, profesi yang jadi incaran banyak startup teknologi.
2. Sistem Informasi (SI): Penghubung Teknologi dan Bisnis
Kalau kamu suka teknologi tapi juga punya jiwa manajemen, SI bisa jadi pilihan. Jurusan ini fokus menghubungkan teknologi dengan kebutuhan organisasi.
Mahasiswanya belajar analisis sistem, manajemen data, ERP, dan UI atau UX. Lulusan SI banyak berkarier sebagai business analyst, IT consultant, atau product manager di berbagai perusahaan teknologi dan keuangan.
3. Ilmu Komputer (CS): Peneliti Otak Digital
Bidang ini lebih fokus ke riset dan teori komputasi tingkat lanjut. Mahasiswa CS biasanya mendalami machine learning, AI, hingga keamanan data.
Mereka cocok untuk karier yang melibatkan penelitian, seperti data scientist, AI researcher, atau dosen di bidang teknologi.
4. Sistem Komputer atau Teknik Komputer: Si Penguasa Hardware
Kalau kamu suka bongkar pasang perangkat dan tertarik dengan teknologi fisik, jurusan ini adalah rumahmu.
Mahasiswa belajar arsitektur komputer, embedded system, jaringan, hingga Internet of Things (IoT). Setelah lulus, mereka bisa jadi network engineer, embedded developer, atau hardware specialist.
5. Teknologi Informasi (Tech Info): Penjaga Infrastruktur Digital
Jurusan ini berfokus pada implementasi teknologi di dunia nyata, mulai dari cloud computing hingga keamanan jaringan. Mahasiswa belajar sistem server, administrasi jaringan, dan keamanan data.
Lulusan jurusan ini umumnya berkarier sebagai sysadmin, cloud engineer, atau IT support di perusahaan-perusahaan digital besar.
6. Data Science atau Big Data: Si Pemburu Insight
Data jadi “emas baru” di era digital. Jurusan ini fokus mengolah data dalam skala besar untuk pengambilan keputusan.
Mahasiswa belajar statistik, Python, machine learning, hingga visualisasi data. Lulusannya bisa menjadi data analyst, data scientist, atau business intelligence engineer profesi dengan permintaan tinggi di industri global.
7. Keamanan Siber (Cyber Security): Pelindung Dunia Digital
Di era serangan hacker dan pencurian data, jurusan ini jadi benteng utama dunia teknologi. Mahasiswa mempelajari jaringan, kriptografi, digital forensic, hingga ethical hacking. Setelah lulus, mereka siap berkarier sebagai security engineer, cyber analyst, atau ethical hacker.
Baca juga: 6 Rekomendasi Kampus dan Jurusan buat Kamu Pencinta Dunia Perfilman!
Setiap jurusan IT punya peran penting di ekosistem digital. Mulai dari menciptakan perangkat lunak, menjaga data, hingga meneliti AI masa depan.
Jadi sebelum memilih jurusan, kenali dulu minat dan kemampuanmu. Nah apa sudah ada gambaran kamu mau pilih yang mana?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@bahaskoding