Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 10:59 WIB

Dari Makassar ke China: Kisah Sry Wahyuni Wujudkan Mimpi Jadi Dokter via Beasiswa Internasional

Author

Foto wisuda Sry Wahyuni (Instagram/@sryywhy)

INDOZONE.ID - Gagal di satu kesempatan bukan akhir segalanya, terutama bagi mereka yang berani mencoba lagi. 

Kisah Sry Wahyuni, mahasiswi asal Makassar yang kini kuliah kedokteran di China lewat beasiswa pemerintah setempat, membuktikan  kegigihan bisa membuka jalan untuk menggapai cita-cita.

Baca juga: Kisah Inspiratif Belinda, Mahasiswa yang Lawan Kanker Sambil Selesaikan Skripsi

Mimpi yang Tertanam Sejak SD

Sejak duduk di bangku SD, Sry sudah punya cita-cita besar untuk menjadi dokter. Ia tumbuh di lingkungan keluarga sederhana yang belum memiliki anggota keluarga di bidang kesehatan.

Konsistensi itu terus dibawa hingga SMA. Ia aktif mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari lomba karya tulis ilmiah, olimpiade biologi, hingga organisasi sekolah. 

Semua dilakukan demi memperkuat peluang masuk jurusan kedokteran di perguruan tinggi negeri impiannya.

2 Kali Gagal Masuk PTN, tapi Gak Pernah Menyerah

Perjuangan panjangnya sempat diuji. Setelah dua kali gagal di jalur seleksi nasional (SNBP dan SNBT), Sry sempat merasa kecewa berat. 

Namun, alih-alih berhenti, ia memutuskan mencoba lagi di tahun berikutnya sambil memperkaya pengalaman lewat berbagai kegiatan. Di tengah rasa putus asa, langkah kecil justru mengubah segalanya.

Saat sedang mencari lomba dan menulis artikel, ia menemukan informasi beasiswa Chinese Government Scholarship (CGS). Dari situlah, perjalanan barunya dimulai.

Berkas, Tantangan, dan Restu Orang Tua

Proses persiapan beasiswa luar negeri gak mudah. Ia harus menyiapkan berbagai dokumen seperti study plan, transkrip nilai, surat rekomendasi, hingga hasil tes bahasa, seperti HSK dan TOEFL. 

Tantangan bertambah ketika orang tuanya sempat khawatir melepas anak perempuan pertama untuk kuliah di luar negeri.

Tapi berkat komunikasi yang baik dan penjelasan mendalam tentang keamanan serta peluang pendidikan di China, akhirnya restu pun diberikan. Dalam waktu satu bulan, seluruh persyaratan dikirim tepat waktu.

Akhirnya Lolos dan Kuliah Kedokteran di China

Usaha keras itu terbayar. Sry diterima di Shandong University untuk program pre-medical, sebelum melanjutkan ke Chongqing Medical University (CQU Med) dengan beasiswa penuh selama lima tahun.

Saat ini, ia menempuh program Bachelor of Medicine and Bachelor of Surgery (MBBS) di universitas yang memiliki 35 rumah sakit modern dan reputasi tinggi di bidang medis.

Selain belajar teori, ia juga terjun langsung dalam praktik klinis dan riset medis bersama mahasiswa dari berbagai negara.

Baca juga: Kisah Perjalanan dr. Gabriel Julian dari Papua Barat Menuju Panggung Dokter UGM

Kisah Sry jadi bukti, bahwa kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari proses untuk mendapatkan hal yang lebih besar dari cita-cita sebelumnya. 

Kalau saat ini kamu sedang merasakan kegagalan, jangan menyerah dan tetap lakukan yang terbaik. Sebab, kegagalan itu akan menjadi batu loncatan untuk kesuksesanmu nanti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@kobieducation

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU