Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 13:26 WIB

Bukan Sekadar Ngomong, Ini 6 Cara Berbicara Cerdas yang Mahasiswa Harus Kuasai!

Author

Ilustrasi mahsiswa sedang berbincang. (freepik.com)

INDOZONE.ID - Hidup di dunia kampus berarti kamu akan bertemu dengan banyak karakter mahasiswa. Mahasiswa cerewet, pendiam, sok tahu, bahkan ada yang super sensitif, mungkin dijumpai di kampsus.

Komunikasi yang baik, bukan cuma tentang menyampaikan pesan, melainkan bagaimana memahami lawan bicara. 

Nah, biar gak salah langkah di dunia perkuliahan yang penuh interaksi, berikut cara berbicara cerdas. Mahasiswa harus kuasai ini biar makin mudah melebarkan jejaring di kampus.

6 Cara Berbicara Cerdas yang Mahasiswa Harus Kuasai

Baca juga: Gak Cuma Pintar, Ini 7 Sikap yang Bikin Kamu Jadi Mahasiswa Disegani di Kampus!

1. Dengan Orang Cerewet: Jadilah Pendengar, Bukan Penghakim

Dalam organisasi atau kelompok tugas, pasti ada teman yang suka cerita panjang lebar. Kadang bukan karena mereka suka bicara, tapi  butuh didengar.

Di situasi seperti ini, mahasiswa yang bisa sabar mendengarkan justru lebih dihormati. Karena di balik banyak kata, sering tersimpan keresahan yang butuh ruang.

2. Dengan Orang Pendiam: Hargai Heningnya

Gak semua orang nyaman bercerita, kadang diamnya temanmu bukan tanda tidak peduli, tapi sedang berpikir atau menjaga perasaan orang lain. Cobalah memahami tanpa memaksa.

3. Dengan Orang Sok Tahu: Senyum Lebih Elegan daripada Debat

Dalam diskusi kelas, selalu ada satu orang yang suka merasa paling benar. Alih-alih membantah, lebih baik beri ruang dan tetap tenang. 

Senyum kecil dan sikap dewasa justru menunjukkan kecerdasan emosional, artinya kualitas yang jauh lebih berharga dari sekadar memenangkan argumen..

4. Dengan Orang Sensitif: Gunakan Nada yang Lembut

Perbedaan pendapat di kampus itu wajar, tapi cara menyampaikannya penting. Salah nada bisa disalahartikan sebagai serangan.

Mahasiswa bijak tahu kapan harus menurunkan intonasi dan memilih kata dengan hati-hati, terutama saat berbicara di ruang publik seperti rapat atau forum.

5. Dengan Orang Iri dan Egois: Fokus pada Diri Sendiri

Persaingan akademik bisa memunculkan rasa iri. Tapi, gak perlu membalas dengan pamer atau defensif. Tetap tenang, tetap produktif. Ingat, energi terbaik mahasiswa adalah untuk berkarya, bukan membuktikan diri pada orang lain.

6. Dengan Orang Rendah Hati: Belajarlah Secara Diam-diam

Kampus adalah tempat terbaik untuk belajar dari siapa pun. Mahasiswa rendah hati sering kali menyimpan kebijaksanaan yang tak diucapkan.

Bergaul dengan mereka akan membuat kamu tumbuh tanpa sadar. Sebab, mereka mengajarkan makna kesederhanaan lewat tindakan, bukan kata-kata.

Tak Lupa, Bicara Juga dengan Tuhan: Ceritakan, Bukan Simpan Sendiri

Ketika tekanan akademik dan sosial terasa berat, ada baiknya kamu berhenti sejenak. Ceritakan semua yang kamu rasakan dalam doa.

Baca juga: 7 Alasan Kenapa Mahasiswa Sering Kehilangan Arah dan Tips untuk Menemukannya lagi!

Mereka yang dekat dengan Tuhan, biasanya lebih tenang menghadapi tantangan, baik dalam tugas, skripsi, maupun dinamika organisasi.

Jadi, mulai hari ini, yuk belajar bukan cuma dari buku, tapi juga interaksi. Sebab, kampus bukan sekadar tempat mendapatkan ilmu, tapi ruang belajar memahami manusia.

Karena pada akhirnya, cara kamu berbicara menentukan bagaimana tindakan orang lain terhadapmu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@fir.sya_

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU