Mahasiswa UNNES Ciptakan MATHRIA, Game Petualangan yang Ubah Pelajaran Matematika Jadi Menyenangkan
INDOZONE.ID - Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Riset dan Sosial Humaniora (PKM-RSH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menciptakan media bernama MATHRIA: Mathematics Role Playing Game Adventure.
Media tersebut merupakan permainan edukatif yang berguna untuk pembelajaran matematika.
Baca juga: 5 Universitas Jurusan Matematika Terbaik yang Menjamin Peluang Kariermu
Pengembangan MATHRIA muncul dari tantangan yang dihadapi dunia pendidikan, di mana pembelajaran matematika kerap dianggap sulit dan membosankan.
Inovasi ini adalah bentuk kontribusi UNNES untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang kontekstual dengan kehidupan masyarakat pedesaan Indonesia.
MATHRIA dirancang guna menumbuhkan minat matematika siswa dan kearifan lokal Indonesia melalui integrasi pendekatan game-based learning, narasi petualangan, dan konteks sosial pedesaan.
Program ini dibimbing oleh Adi Satrio Ardiansyrah, S.Pd., M.Pd. dan dikembangkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Sarjana Sistem Informasi.
Ada pun Rafi Rahmatulloh sebagai ketua tim, dengan anggota tim Muhammad Rafi’ul Annam, Tsabitul Azmi, Salsa Bila Titiana, dan Elisa Mutiara Fatmadewi.
Rafi menjelaskan bahwa MATHRIA adalah game petualangan edukatif yang dapat membuat pemain seolah tengah masuk ke dunia virtual pedesaan Indonesia.
Dalam permainan, siswa berperan sebagai karakter utama yang harus menyelesaikan berbagai misi dan tantangan berbasis materi matematika, khususnya materi himpunan.
Setiap tantangan dikaitkan dengan aktivitas masyarakat desa, seperti berdagang di pasar, mengelola lahan pertanian, hingga merancang sistem irigasi sederhana.
“Setiap misi dalam MATHRIA mengandung unsur STEM, yang mendorong siswa untuk mengasah kemampuan berpikir matematis sekaligus memahami penerapan sains dan teknologi dalam kehidupan nyata,” tutur Rafi.
Saat diuji coba awal pada SMP Negeri 23 Semarang, MATHRIA terbukti meningkatkan keterlibatan siswa selama proses belajar.
Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu memahami konsep himpunan dengan lebih konkret.
Baca juga: Keren! Mahasiswa Teknik Sipil UNS Bawa Nama Indonesia di Mongolia lewat Jembatan Baja Inovatif
Guru matematika memberikan respon positif terhadap MATHRIA sebagai media pembelajaran yang inovatif, relevan, dan aplikatif terhadap kehidupan sehari-hari.
Inovasi ini diharapkan menjadi model pembelajaran berkelanjutan yang dapat diadaptasi oleh sekolah-sekolah lain di Indonesia.
Tim pengembang berencana mengembangkan versi lanjutan dengan materi yang lebih luas serta fitur interaktif tambahan, guna memperkuat dampak positif terhadap peningkatan literasi numerasi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unnes.ac.id