Kamis, 06 NOVEMBER 2025 • 15:20 WIB

Perbandingan Biaya Hidup di Enam Kota Favorit Mahasiswa Indonesia, Mana yang Murah dan Mahal?

Author

Ilustrasi calon mahasiswa mencari refrensi kota untuk melanjutkan pendidikan. (freepik.com)

INDOZONE.ID - Menjalani hidup jauh dari rumah menjadi pengalaman penuh pelajaran bagi banyak mahasiswa. Dari urusan kos, makan, hingga transportasi, semua harus diatur agar keuangan tetap stabil sampai akhir bulan.

Biaya hidup tiap kota jelas berbeda, dan memilih tempat kuliah bukan hanya soal kampus, tapi juga kemampuan bertahan di lingkungan barunya.

Baca juga: 7 Tips Mengatur Keuangan Ala Anak Kos Biar Gak Bokek Pas Akhir Bulan

Ada enam kota besar Indonesia seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Solo, dan Semarang yang bisa jadi destinasi favorit mahasiswa dari berbagai daerah untuk melanjutkan pendidikan.

Tapi, masing-masing punya kisaran biaya hidup yang wajib diperhitungkan sebelum memutuskan pindah.

Jakarta: Biaya Tinggi, Peluang Besar

Sebagai ibu kota dan pusat aktivitas ekonomi, biaya hidup di Jakarta berkisar antara Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan.

  • Kos: Rp1 - 2 juta
  • Makan: Rp1 - 1,5 juta
  • Transportasi: Rp200 - 400 ribu
  • Internet: Rp150 - 250 ribu

Meski tergolong mahal, peluang magang, kerja part-time, hingga koneksi profesional di Jakarta membuat banyak mahasiswa tetap memilih tinggal di kota ini.

Yogyakarta: Kota Pelajar dengan Biaya Ramah Kantong

Yogyakarta masih menjadi surga bagi mahasiswa rantau. Estimasi biaya hidupnya hanya Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per bulan, jauh lebih terjangkau dibanding ibu kota.

  • Kos: Rp500 ribu - 1 juta
  • Makan: Rp900 ribu - 1,2 juta
  • Transportasi: Rp100 - 200 ribu

Selain dikenal murah, suasana kota yang tenang dan budaya akademik yang kuat menjadikan Yogyakarta tempat yang ideal untuk fokus belajar.

Bandung dan Surabaya: Seimbang antara Kenyamanan dan Kesempatan

Kedua kota besar ini menawarkan biaya hidup menengah, berkisar Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan.

  • Bandung: kos Rp900 ribu - 1,5 juta, makan Rp1 - 1,4 juta
  • Surabaya: kos Rp1 - 1,7 juta, makan Rp900 ribu - 1,2 juta

Bandung dikenal dengan gaya hidup kreatif dan suasana pegunungan yang nyaman, sementara Surabaya menjadi pilihan mereka yang ingin dekat dengan pusat industri dan peluang karier di Jawa Timur.

Solo dan Semarang: Alternatif Hemat Tanpa Kehilangan Kualitas

Untuk mahasiswa yang ingin hidup hemat, dua kota di Jawa Tengah ini jadi pilihan menarik.

  • Solo: biaya hidup sekitar Rp1 - 2,5 juta atau bulan dengan kos Rp300 ribu - 900 ribu.
  • Semarang: kisaran sama, dengan makan Rp800 ribu - 1 juta per bulan.

Keduanya menawarkan keseimbangan antara biaya murah dan fasilitas yang cukup lengkap untuk menunjang kehidupan mahasiswa.

Bijak Mengatur, Bukan Sekadar Bertahan

Perbedaan biaya hidup di tiap kota menunjukkan kalau menjadi anak rantau bukan hanya soal adaptasi budaya, tetapi juga manajemen finansial. 

Hidup hemat gak selalu berarti membatasi diri, tapi belajar mengatur prioritas agar tetap nyaman tanpa mengorbankan kesehatan dan produktivitas.

Baca juga: Dari Cibiran Jadi Capaian: Kisah Umar Syahroni, Lulusan S2 Tercepat UNAIR, Kini Raih Beasiswa S3 ke Sydney

Menentukan kota kuliah ideal berarti menyesuaikan impian akademik dengan kemampuan finansial. Dengan perencanaan yang matang, mahasiswa bisa menjalani kehidupan rantau dengan tenang, produktif, dan tetap punya ruang supaya bisa menikmati proses belajar serta pengalaman baru di kota pilihannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@pemburubeasiswa

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU