INDOZONE.ID - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memberikan pendampingan kepada para pengrajin Ecoprint di Desa Jebugan Serayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Tim Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) UNS, yang berfokus pada pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan.
Ecoprint adalah teknik pencetakan tekstil yang memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga, tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.
Inovasi kimia dalam ecoprint dikembangkan oleh tim riset UNS sebagai solusi ramah lingkungan untuk industri tekstil modern.
Prof. Dr. Sayekti Wahyuningsih, S.Si., M.Si., dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS, menjelaskan bahwa ecoprint memiliki potensi besar sebagai produk tekstil ramah lingkungan.
“Melalui pendampingan ini, kami berharap para pengrajin ecoprint di Bantul dapat meningkatkan kapasitas produksi, inovasi, serta kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Baca juga: UPI Membuat Inovasi Sampah Organik Jadi Telur Omega Super Melalui Program MoMA
Pendampingan yang telah dimulai sejak tahun 2023 tersebut tidak hanya bersifat sesaat, melainkan dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan.
Program ini secara khusus ditujukan kepada perajin batik yang tergabung dalam Paguyuban Tandan Daun, yang beranggotakan 15 perajin.
Berdasarkan pengalaman pemanfaatan ecoprint yang kini dikembangkan di Paguyuban Tandan Daun, setiap anggota telah berhasil menciptakan beragam tekstil dengan motif khas dedaunan.
“Kita mengajarkan kepada perajin batik tentang konsep dasar ecoprint, prosesnya, serta inovasi terbaru yang mendukung keberlanjutan tekstil,” tambahnya.
Baca juga: Langkah Kecil Mahasiswa UAD: Latih Ecoprint untuk Wujudkan Kawasan Bebas Sampah Plastik
Prof. Sayekti, bersama Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak. yang merupakan ahli manajemen, menekankan pentingnya pendampingan agar para pengrajin dapat membuat produk berkualitas dan mampu bersaing di pasar.
Diharapkan UMKM ecoprint di Bantul mampu berkembang secara optimal, menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan, dan memperluas manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Uns.ac.id