Peneliti IPB University Kembangkan Filter Zeolit, Bunuh Bakteri hingga Tingkatkan Produktivitas
INDOZONE.ID - Peneliti IPB University menghadirkan inovasi filter zeolit antimikroba yang teruji efektif dalam menyaring bakteri dan terbukti dapat meningkatkan produktivitas ayam hingga lima persen.
Permasalahan kualitas air yang kerap terkontaminasi bakteri pada sumber air minum ternak, menjadikan alasan kuat lahirnya inovasi ini. Mengingat kebersihan air menjadi kunci penting dalam menjaga ayam tetap sehat dan telur di peternakan unggas tetap berkualitas.
Gebrakan inovasi ini disiasati oleh Zaenal Abidin yang berasal dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), IPB University.
Secara perdana, Zaenal memperkenalkan filter zeolit antimikroba tersebut melalui IPB Pedia dan kanal resmi YouTube milik IPB TV.
Menurut laman resmi IPB University, permasalahan sanitasi air yang buruk kerap diatasi oleh peternak ayam dengan menambahkan kaporit ke dalam air minum tersebut.
Baca juga: Siswa Libur 16 Januari Nanti, Ternyata Ini Penyebabnya
Namun, hal itu dapat membunuh bakteri baik yang bermanfaat bagi kebutuhan ayam dan lingkungan sekitar.
“Dilatarbelakangi kondisi itu, kami membuat inovasi zeolit antimikroba. Filter ini digunakan untuk membunuh bakteri di dalam media air dengan memanfaatkan material zeolit,” jelas Zaenal.
Zeolit merupakan batuan alam yang secara ilmiah dikenal sebagai alumino silikat.
Batuan tersebut banyak ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia termasuk di kawasan pantai selatan Pulau Jawa.
Baca juga: SNBP 2026 Sudah Dibuka! Ini Cara Mudah Cek NPSN dan NISN Secara Online
Kelebihan dari batuan zaolit adalah kemampuannya dalam mengikat kation, sehingga jenis kation di bagian dalamnya dapat dimodifikasi sesuai keperluan.
“Karena bisa mengikat kation, zeolit ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari menyimpan hara pertanian hingga membunuh bakteri. Potensinya besar sebagai alternatif filter air antibakteri untuk menggantikan kaporit,” tambahnya.
Zaenal merancang filter zeolit antimikroba dengan menggunakan batuan zeolit alam berukuran tiga milimeter, yang telah melalui beberapa tahapan.
Filter ini dilengkapi fitur cartridge dan housing filter yang dapat menyaring air minum ayam secara efektif.
Baca juga: Mahasiswa ITS Hadir di Tengah Nelayan, Bawa Inovasi Pelapis Kapal Ramah Lingkungan
Sebelum menggunakan filter, Zaenal perlu mempertimbangkan ukuran zeolit secara ideal karena ukuran menjadi pertimbangan penting dalam efektivitas filter. Jika ukuran tidak ideal, zeolit berpotensi menyumbat aliran air mengingat bentuknya yang serbuk.
“Kalau sudah menyumbat, saya yakin peternak tidak akan mau menggunakan. Karena itu, kami gunakan zeolit berbentuk granul sekitar tiga milimeter agar aliran air tetap lancar,” ujarnya.
Hasil uji coba filter zeolit menunjukkan tidak adanya bakteri pada air minum di peternakan ayam. Telur ayam yang dihasilkan juga terbebas dari kontaminasi bakteri dan produktivitas ayam bertelur meningkat lima persen.
Zaenal berharap dengan hadirnya inovasi filter ini, peternak dapat memberikan ternaknya air minum yang bersih, aman, dan berkualitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ipb.ac.id