Sabtu, 10 JANUARI 2026 • 19:35 WIB

Calesta Adinda, Mahasiswa Unila yang Berhasil Menyabet Penghargaan ICMBHS 2025 Melalui Penelitian Logam Berat

Author

Calesta Adinda melakukan penelitian (unila.ac.id)

INDOZONE.ID – Mahasiswa Universitas Lampung (Unila), Calesta Adinda, dari Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), berhasil meraih 2nd International Colloquium in Medical Biotechnology and Health Sciences (ICMBHS) 2025.

Forum ilmiah internasional tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Unila dengan Biotechnology Research Institute dari Universiti Malaysia Sabah (UMS). 

Baca juga: Kolaborasi FIK UDINUS dan Wadhwani Foundation Bangun Ekosistem Technopreuner Lewat FIK Preneur Week Venture Ignition 1.0

Acara ini bertujuan sebagai wadah bertukar ilmu, diskusi, dan kerja sama bagi para peneliti serta praktisi di bidang kesehatan, farmasi, dan bioteknologi medis.

Dalam penelitiannya, Calesta membedah masalah yang sangat penting bagi keberlangsungan lingkungan, yaitu tingkat pencemaran logam berat pada air. 

Karya ilmiahnya berjudul “Analysis of Cadmium (Cd) and Lead (Pb) Levels in Water Samples by Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) at the Lampung Health Laboratory Center”. 

Ia mengungkapkan bahwa penelitian tersebut berangkat dari keadaan lingkungan saat ini yang sangat relevan. 

Baca juga: Jangan Asal! Berikut Cara Menentukan Metode Penelitian Skripsi yang Benar

“Penelitian ini saya harapkan dapat memberikan gambaran ilmiah mengenai kualitas air serta mendukung upaya pengawasan lingkungan,” ungkapnya saat diwawancarai pihak kampus pada 6 Januari 2026. 

Untuk mendapatkan data yang akurat, ia menggunakan metode khusus bernama Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). 

Metode ini dipilih karena dapat memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi, sangat akurat, serta prosedurnya sudah mengikuti standar ilmiah yang berlaku. 

Dengan teknik yang digunakan, hasil temuan yang diperoleh Calesta bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Baca juga: Kontribusi Mahasiswa Ubaya: MAPAUS-SAR Ubah Aliran Sungai Tercemar di Sidoarjo Jadi Lebih Sehat dan Nyaman

Hasil riset yang dilakukan memberikan kontribusi nyata dalam penyediaan data mengenai kadar logam kadmium dan timbal pada wilayah tertentu. 

Data tersebut sangat berguna sebagai dasar evaluasi risiko kesehatan masyarakat, mendukung kebijakan lingkungan, serta menjadi referensi bagi penelitian-penelitian selanjutnya.

Meskipun sukses meraih penghargaan, Calesta tetap rendah hati dan menyadari bahwa penelitiannya masih memiliki ruang untuk dikembangkan. 

“Saya berharap penelitian ini dapat dikembangkan dengan jumlah sampel yang lebih besar, analisis parameter logam yang lebih beragam, serta kajian dampak paparan terhadap kesehatan masyarakat,” paparnya. 

Baca juga: Sebanyak 2.635 Mahasiswa KKN Unpad Diterjunkan ke Indramayu: Siap Berkontribusi bagi Masyarakat

Ia juga menekankan bahwa keberanian untuk memulai, konsistensi belajar, serta bimbingan dari dosen dan doa orang tua adalah kunci untuk mencapai kesuksesan di kancah internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unila.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU