Minggu, 25 JANUARI 2026 • 13:40 WIB

Berangkat dari Kepedulian untuk Petani, Mahasiswa UNAIR Ukir Emas di IPITEX 2026

Author

Mahasiswa asal Unair pada pegelaran acara IPITEX 2026 di Bangkok, Thailand (unair.ac.id)

INDOZONE.ID - Kabar mengembirakan kembali datang dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, Universitas Airlangga (Unair). Empat mahasiswa dengan berbagai latar belakang jurusan berbeda dari kampus tersebut, sukses membawa pulang medali emas dalam menghadirkan platform digital yang menjawab berbagai permasalahan pertanian di Indonesia di ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition (IPITEX) pada 5-9 Januari 2026 di Bangkok, Thailand

Acara yang dipelopori oleh National Research Council of Thailand (NRCT) tersebut dihadiri oleh delegasi asal Unair, beranggotakan Fionna Nur Illahi (S1 Ekonomi Islam), Aulia Rahmah Fitriah (S1 Farmasi), Iriena Feyza Zafira Rosyidi (S1 Farmasi), dan Raihan Adz Dzikra (S1 Hukum).

Selain itu, mereka juga bekerjasama dengan mahasiswa asal Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dalam mengembangkan "HerBlocX: A Blockchain-Based Platform as a Digital Bridge for Fair, Transparent, and Sustainable Trading Export," sebuah inovasi untuk membatu para petani di Indonesia.

Platform digital tersebut lahir untuk menjawab berbagai permasalahan seputar sistem ekspor di Indonesia, seperti transparansi rantai pasok, praktik adulterasi, dan lemahnya posisi tawar petani di pasar global.

Baca juga: Matematika Rasa Kuliner! Mahasiswa UNNES Ciptakan E-Komik COMA Berbasis Kearifan Lokal Semarang

Menurut tim, HerBlockX hadir sebagai jembatan bagi para petani dalam mengakses edukasi seputar sektor pertanian.

 “HerBlocX kami rancang tidak sekadar sebagai marketplace atau sistem ekspor, tetapi juga sebagai ruang edukasi bagi petani agar mereka memahami nilai, potensi, dan standar produk herbal di pasar global,” ujar salah satu anggota tim.

Dilansir dari laman Unair, melalui platform digital itu, para petani dapat dengan mudah mengakses informasi seputar harga internasional, standar mutu ekspor, dan edukasi berkelanjutan mengenai praktik perdagangan global.

Prestasi ini membuktikan Unair yang konsisten dalam mencetak mahasiswanya agar terus berdampak bagi masyarakat sekitar. 

Baca juga: Jemput Bola! Mahasiswa FIKKIA UNAIR Sambangi Rumah Warga Desa Telemung demi Skrining Kesehatan

Mereka berharap, inovasi ini dapat dimanfaatkan oleh banyak orang sebagai inovasi dalam menjawab berbagai permasalahan seputar ekspor herbal Indonesia yang berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unair.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU