INDOZONE.ID - Dalam kehidupan sehari-hari, anak-anak yang aktif berinteraksi dengan lingkungannya kerap bertemu dengan orang dengan latar belakang, sifat, dan kemampuan yang beragam.
Hal itu membuat pentingnya menanamkan sikap saling menghargai, memahami, dan hidup rukun sedini mungkin agar tidak terjadi perundungan atau bullying.
Di zaman yang serba kreatif saat ini, nilai-nilai tentang keberagaman tersebut dapat dikemas melalui sebuah lagu.
Lagu “Rukun Sama Teman” karya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) hadir sebagai media sederhana untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya saling menghargai satu sama lain
Lirik Lagu "Rukun Sama Teman" – Prof Abdul Mu’ti
Semua insan ciptaan Tuhan
Berbeda rupa dan kemampuan
Mari saling menghormati
Jangan saling menyakiti
Tak ada guna permusuhan
Tak ada guna pertengkaran
Mari jalin persahabatan
Rukun sama teman
Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman
Semua insan ciptaan Tuhan
Berbeda rupa dan kemampuan
Mari saling menghormati
Jangan saling menyakiti
Tak ada guna permusuhan
Tak ada guna pertengkaran
Mari jalin persahabatan
Rukun sama teman
Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman
Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman
Rukun sama teman
Makna Lirik Lagu "Rukun Sama Teman"
Lagu ini menekankan rasa kebersamaan dan saling menghargai dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Di awal bait, liriknya menekankan bahwa kita merupakan makhluk ciptaan Tuhan dengan keunikan dan kelebihan masing-masing.
Hal ini mengingatkan kita untuk saling memahami sebagai sesama ciptaan Tuhan, serta menyadari bahwa keberagaman bukan alasan untuk merasa lebih unggul dari orang lain.
Lirik lagu ini mengajak pendengar untuk menjauhi pertengkaran, karena konflik tidak membawa solusi dan hanya menghabiskan energi.
Baca juga: Imunisasi Minim Nyeri Jadi Kunci Mahasiswa UMS Raih Silver Medal GYIIF 2026
Peran Lagu “Rukun Sama Teman” dalam Dunia Pendidikan Anak
- Permusuhan dan pertengkaran tidak memberikan manfaat serta tidak menyelesaikan masalah
- Perdamaian adalah pilihan terbaik untuk menjaga hubungan dan menghindari konflik yang merugikan
- Persahabatan penting sebagai sarana mempererat hubungan dan menyatukan perbedaan.
- Memiliki teman dan sahabat memberikan rasa aman, dukungan, serta kekuatan emosional.
- Sikap rukun perlu terus diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Nilai kerukunan bersifat universal dan relevan di berbagai lingkungan kehidupan.
- Perbedaan merupakan hal yang wajar dan harus dihormati sebagai bagian dari kehidupan.
Baca juga: Serius Cegah Kekerasan yang Marak Terjadi, UMY Luncurkan Satgas PPKPT
Relevansi Lagu "Rukun Sama Teman" dengan Dunia Pendidikan
1. Penguatan Pendidikan Karakter sejak Dini
Lagu ini menjadi media sederhana, namun efektif untuk menanamkan nilai karakter seperti toleransi, empati, dan saling menghargai yang merupakan fondasi pendidikan dasar.
2. Mendukung Terciptanya Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman
Pesan anti-permusuhan dan anti-pertengkaran relevan untuk mencegah perundungan (bullying) serta konflik antar peserta didik di lingkungan sekolah.
3. Menumbuhkan Sikap Menghargai Keberagaman
Lirik yang menekankan perbedaan dan kemampuan tiap orang yang beragam sejalan dengan realitas dunia pendidikan yang multikultural, sehingga membantu anak menerima perbedaan sebagai hal yang wajar.
4. Mendorong Keterampilan Sosial dan Emosional Anak
Ajakan untuk bersahabat dan hidup rukun melatih anak membangun hubungan sosial yang sehat.
5. Media Pembelajaran yang Menyenangkan
Lagu ini dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran karakter yang ringan, mudah diingat, dan dekat dengan keseharian anak.
6. Selaras dengan Peran Guru dan Orang Tua dalam Pendidikan Karakter
Lagu ini juga menjadi alat bantu bagi guru dan orang tua untuk menanamkan nilai moral tanpa ceramah panjang yang sulit dimengerti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bbpmpjabar.id