INDOZONE.ID - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merayakan hari jadinya yang ke-25 dengan cara yang istimewa dan penuh makna.
Bekerja sama dengan Universitas Andalas (UNAND), BPOM mengadakan aksi penanaman pohon di lingkungan Kampus UNAND, Padang, pada Jumat 6 Februari 2026.
Baca juga: Kolaborasi UPH dan Singapore Polytechnic Hadirkan Inovasi Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari misi besar gerakan nasional penanaman sejuta pohon demi menjaga keseimbangan ekosistem di Indonesia.
Pohon yang dipilih dalam kegiatan ini adalah pohon andalas, yang merupakan tanaman asli atau endemik dari Sumatra Barat.
Rektor UNAND, Efa Yonnedi, Ph.D., menjelaskan bahwa pemilihan pohon memiliki makna strategis yang mendalam.
Selain sebagai upaya melestarikan alam, pohon andalas dipandang sebagai simbol ketangguhan, kearifan lokal, serta hubungan yang harmonis antara kehidupan manusia dan lingkungan sekitar.
Baca juga: Turun Langsung ke Lapangan, 10 Ribu Mahasiswa Dukung Pemulihan Pascabencana Sumatra
“Penanaman ini mencerminkan komitmen bersama antara dunia akademik dan lembaga negara dalam menjaga keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang,” ungkap Efa.
Kepala BPOM RI, Prof. Taruna Ikrar, menyatakan bahwa peringatan dua dekade lebih berdirinya BPOM adalah waktu yang tepat untuk memperkuat peran lembaga tersebut.
Kini, BPOM tidak hanya fokus pada pengawasan obat dan makanan, tetapi juga berkontribusi nyata pada isu kesehatan lingkungan.
“Gerakan penanaman sejuta pohon ini merupakan wujud tanggung jawab BPOM dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Pohon andalas yang ditanam hari ini diharapkan menjadi warisan ekologis yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” beber Taruna.
Baca juga: Petakan Potensi Risiko Penyakit, Mahasiswa KKN Undip Bantu Warga Ciptakan Lingkungan Sehat
Ia menambahkan bahwa lingkungan yang asri adalah pondasi utama agar masyarakat bisa hidup sehat dan sejahtera.
Melalui aksi nyata ini, diharapkan muncul kesadaran bersama bagi seluruh warga kampus dan masyarakat untuk menjaga alam sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan manusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unand.ac.id