INDOZONE.ID - IPB University melalui Fakultas Kedokteran dan Gizi, menjalin kerja sama dengan Danone Indonesia dalam penyelenggaraan Program Praktik Kerja Profesi (internship) bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Nutrisionis.
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan pengalaman praktik industri bagi calon nutrisionis, sekaligus mendorong pendidikan profesi yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kerja sama tersebut menghadirkan pengalaman praktik industri melalui divisi Healthcare Nutrition (HN) Danone Indonesia, yang berfokus pada ilmu gizi serta implementasi program edukasi kesehatan berbasis bukti.
Dekan Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Ivan Rizal Sini, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan komitmen IPB untuk menghadirkan pendidikan profesi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Sebagai institusi pendidikan, kami memiliki tanggung jawab menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmunya secara nyata dan berdampak. Melalui kerja sama ini, mahasiswa dapat memahami bagaimana pendekatan berbasis bukti dijalankan secara profesional di industri kesehatan,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Selasa (3/3/2026).
Hadirkan Pembelajaran Kontekstual
Program praktik kerja ini akan berlangsung sepanjang 2026 dalam beberapa gelombang. Mahasiswa tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga terlibat dalam penyusunan materi edukasi berbasis sains, pengembangan media komunikasi gizi seperti infografis, penyelenggaraan webinar, hingga layanan konsultasi gizi bagi masyarakat.
Baca juga: Ribuan Mahasiswa Ikuti Program Asah Dicoding, Bekali Skill AI Guna Hadapi Tantangan Industri Digital
Medical Science Director Danone Indonesia, Ray Wagiu Basrowi, mengatakan penguatan sumber daya manusia kesehatan membutuhkan sinergi erat antara akademik dan industri.
“Tantangan kesehatan masyarakat menuntut pendekatan kolaboratif dan berbasis bukti. Melalui program ini, mahasiswa dapat terlibat langsung dalam riset, program skrining kesehatan, serta inisiatif community development berbasis sains yang kami jalankan,” katanya.
Ia menambahkan kolaborasi ini sejalan dengan komitmen global Danone melalui Danone Impact Journey yang bertumpu pada pilar People, Health, dan Environment.
Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Nutrisionis IPB University, Prof Hardinsyah, menilai kerja sama ini sebagai sinergi strategis antara akademik dan industri.
“Kerja sama ini memperkuat kompetensi nutrisionis, khususnya dalam aspek promosi kesehatan. Ke depan, nutrisionis tidak hanya berperan di layanan kesehatan, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat melalui berbagai pendekatan, termasuk platform digital,” katanya.
Baca juga: Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Pertamina Dapat Pengalaman Industri Lewat Kunjungan ke Yakult
Menurutnya, pengalaman praktik industri akan membantu mahasiswa menjembatani teori dengan implementasi di lapangan, sekaligus membekali mereka menjadi nutrisionis yang adaptif dan komunikatif.
Perkuat Peran IPB di Isu Kesehatan
Kolaborasi ini juga menegaskan peran strategis IPB dalam penguatan pendekatan kesehatan yang terintegrasi, di mana aspek manusia, lingkungan, dan sistem sosial saling berkaitan.
Dengan mengintegrasikan pembelajaran akademik dan pengalaman industri, IPB berharap dapat melahirkan nutrisionis yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu menerjemahkan ilmu gizi menjadi intervensi edukasi yang relevan dan berdampak nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat.
Kerja sama ini menjadi fondasi awal kemitraan jangka panjang antara IPB dan Danone Indonesia dalam membangun ekosistem pendidikan dan layanan gizi yang lebih kolaboratif dan berbasis bukti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: IPB