INDOZONE.ID - Menjelang Lebaran, banyak mahasiswa juga menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari orang tua atau keluarga. THR ini sering dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari belanja, jalan-jalan, hingga membeli barang yang sudah lama diinginkan.
Tanpa perencanaan yang matang, THR bisa habis dalam sekejap karena digunakan secara impulsif. Padahal, bagi mahasiswa, terutama yang merantau, uang THR bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dengan mengatur THR yang tepat, uang tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan penting, misalnya ditabung, bahkan digunakan untuk mengikut pelatihan dan boothcamp
Lalu, bagaimana cara mengatur uang THR agar lebih bermanfaat? Berikut beberapa strategi sederhana yang bisa dilakukan mahasiswa agar keuangan tetap terkontrol setelah menerima THR.
Baca juga: Cara Membuat Motivation Letter Beasiswa yang Menarik, dengan Contoh Bahasa Indonesia dan Inggris
Tips Mengatur THR Ala Mahasiswa
1. Susun Anggaran Pengeluaran
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat perencanaan anggaran yang jelas.
Catat terlebih dahulu berapa jumlah THR yang kamu terima, kemudian tentukan alokasi untuk kebutuhan yang benar-benar penting. Misalnya untuk makan, transportasi, atau kebutuhan sehari-hari lainnya.
Bagi mahasiswa rantau, pengeluaran seperti biaya kos, makan, hingga mobilitas harian sering kali menjadi prioritas utama.
Dengan menyusun anggaran sejak awal, kamu bisa lebih mudah mengontrol pengeluaran sehingga THR tidak terpakai secara impulsif.
2. Tentukan Skala Prioritas
Mendapat uang dalam jumlah cukup besar dalam waktu singkat sering kali memicu keinginan untuk membeli berbagai hal. Padahal, tidak semua keinginan tersebut benar-benar dibutuhkan.
Karena itu, penting untuk menentukan skala prioritas sebelum menggunakan THR. Dahulukan kebutuhan yang sifatnya mendesak seperti pembayaran tagihan, membeli kebutuhan pokok, atau biaya transportasi.
Dengan cara ini, kamu bisa menghindari kebiasaan belanja berlebihan yang hanya bersifat konsumtif.
Baca juga: FIKES UB Hadirkan Layanan Analisis Komposisi Tubuh dengan Teknologi InBody 970 yang Lebih Akurat
3. Belanja Secara Bijak dan Tetap Hemat
Menjelang Hari Raya, banyak toko maupun platform belanja yang menawarkan berbagai promo dan diskon menarik. Kondisi ini sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan barang dengan harga lebih terjangkau.
Namun tetaplah bijak dalam memanfaatkan promo tersebut.
Pastikan kamu hanya membeli barang yang memang dibutuhkan. Selain itu, tidak ada salahnya membandingkan harga di beberapa tempat sebelum memutuskan untuk membeli.
Cara sederhana ini bisa membantu menghemat pengeluaran sekaligus membuat THR digunakan secara lebih efektif.
4. Sisihkan untuk Tabungan atau Pengembangan Diri
Selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, ada baiknya sebagian THR disisihkan untuk tabungan atau dana darurat. Menabung dari uang tambahan seperti THR bisa menjadi langkah awal membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak masih kuliah.
Tidak hanya itu, THR juga bisa dimanfaatkan untuk investasi jangka panjang. Saat ini tersedia berbagai pilihan investasi yang relatif mudah diakses, seperti reksa dana maupun saham melalui aplikasi digital.
Di sisi lain, kamu juga bisa mengalokasikan sebagian uang untuk pengembangan diri, misalnya mengikuti kursus, pelatihan, atau bootcamp yang dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan.
Dengan pengelolaan yang tepat, THR tidak sekadar menjadi uang tambahan yang cepat habis, tetapi bisa memberikan manfaat yang lebih besar.
Bagi mahasiswa, kebiasaan mengatur keuangan sejak dini akan membantu membangun pola finansial yang lebih sehat di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Surabaya.telkomuniversity.ac.id