INDOZONE.ID - Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) angkatan 17 mengikuti program studi fisik dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan semangat bela negara.
Kegiatan ini berlangsung di sejumlah industri strategis, termasuk PT SS Teknika, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi otomotif dan transportasi logistik di wilayah Medan Satria, Kota Bekasi, Selasa (31/3/2026)
“Program ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa sekaligus menekankan pentingnya kontribusi setiap komponen masyarakat dalam mendukung ketahanan nasional,” ujar dosen tetap Unhas Herliana Tarigan.
Ia menjelaskan, kegiatan mahasiswa meliputi kunjungan industri, diskusi, serta pengabdian masyarakat.
Baca juga: Dosen ITERA Tampilkan Karya Seni Kontemporer di Pameran Internasional Thailand
Dalam kunjungan ini, mahasiswa diajarkan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kesadaran bela negara.
“Program ini memberi pengalaman praktis sekaligus menanamkan nilai kebangsaan. Mahasiswa belajar bagaimana industri bisa berkontribusi,” kata Herliana.
Dalam kunjungannya, mahasiswa diperkenalkan proses pengelolaan kendaraan dan komponen transportasi strategis.
Program ini sendiri bertujuan memberi pengalaman praktis sekaligus menekankan pentingnya kontribusi setiap komponen masyarakat dalam mendukung ketahanan nasional.
Baca juga: Dari UMS ke Papua: Kisah Pengabdian Alfin Mengajar di Tanah Timur
Sementara itu Managing Director PT SS Teknika Cakra Winata memaparkan bahwa perusahaan menekankan aksi nyata meski skala kontribusi tampak kecil.
Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi salah satu elemen ketahanan nasional. SS Teknika menerapkan prosedur standar, mulai dari pembersihan komponen, perbaikan, hingga uji coba menggunakan test bench sebelum kendaraan digunakan di lapangan.
“Kami melakukan perbaikan dan pengecekan menyeluruh pada kendaraan dan komponennya, dari engine hingga transmisi, sebelum dikirim ke pengguna. Jadi meskipun kontribusi kami terlihat kecil, dampaknya terhadap ketahanan nasional cukup signifikan,” ujar Cakra.
Baca juga: UNS Gandeng Chiba University, Perajin Rotan Trangsan Jadi Sorotan
Selain itu, mahasiswa Unhan RI juga memperoleh wawasan tentang ekosistem industri digital melalui kunjungan ke PT Sotta Teknologi Indonesia atau VC Gamers.
Hal ini dilakukan untuk memahami strategi bisnis dan peran industri digital dalam ketahanan ekonomi.
“Melalui kolaborasi antara dunia akademik, industri, dan masyarakat, kami berharap mahasiswa dapat melihat bahwa setiap kontribusi, sekecil apapun, dapat memperkuat ketahanan nasional,” kata Cakra.
Adapun kegiatan ini diikuti 33 mahasiswa, termasuk tiga mahasiswa internasional dari Filipina, Nigeria, dan Laos.
Mereka berasal dari Program Studi Manajemen Pertahanan, dan mengikuti agenda yang menggabungkan kunjungan industri serta pengabdian masyarakat, untuk memadukan teori akademik dengan praktik nyata di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan