Rabu, 01 APRIL 2026 • 12:00 WIB

Iterahero ITERA: Hadirkan Wisata Edukasi Berbasis Smart Farming untuk Anak dan Masyarakat

Author

Wisata Edukasi Smart Farming Itera untuk anak dan masyarakat umum (itera.ac.id)

INDOZONE.ID - Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menghadirkan inovasi baru dalam dunia pendidikan dan pertanian melalui program bertajuk Iterahero.

Program ini merupakan wisata edukasi yang memanfaatkan teknologi pertanian pintar atau smart farming di kawasan greenhouse Kebun Raya ITERA.

Melalui inisiatif tersebut, anak-anak hingga orang dewasa diajak untuk mengenal lebih dekat cara bercocok tanam masa kini. 

Baca juga: Dosen ITERA Tampilkan Karya Seni Kontemporer di Pameran Internasional Thailand

Kegiatan uji coba program telah sukses dilaksanakan selama tiga hari, tepatnya pada 28 hingga 30 Maret 2026.

Pada sesi pagi, sebanyak 43 anak dari PAUD Mentari Daycare mendapatkan pengalaman berharga dengan belajar proses budidaya tanaman secara langsung.

Mereka terlibat aktif mulai dari menyemai benih, memindahkan bibit, menyiram, hingga memanen buah melon

Selain itu, anak-anak juga diajarkan cara mengukur tingkat kemanisan buah menggunakan alat Brix serta menimbang hasil panen mereka.

Ketua Tim Iterahero, Muhammad Yusuf, mengungkapkan bahwa misi utama program ini adalah memperkenalkan dunia pertanian kepada generasi muda dengan metode bermain sambil belajar.

Baca juga: Sering Malas Kuliah? Ini 5 Tips Ampuh Kembalikan Motivasi Belajar

"Kami ingin teknologi pertanian modern bisa dipahami dengan cara yang sederhana oleh anak-anak," tuturnya.

Selain untuk anak-anak, fasilitas juga terbuka lebar bagi mahasiswa dan masyarakat umum setiap sore hari untuk menikmati sensasi memetik buah melon langsung dari pohonnya.

Keunggulan utama Iterahero terletak pada penerapan teknologi Internet of Things (IoT) hasil riset mahasiswa ITERA.

Sistem tersebut memungkinkan pengaturan suhu, kelembapan, serta irigasi tetes bekerja secara otomatis melalui sensor.

Cornelius Linux, pengembang sistem digitalnya, menjelaskan bahwa pengunjung dapat memantau data pertumbuhan tanaman secara real-time melalui layar digital yang tersedia. 

Baca juga: Keren! Mahasiswa Ubaya Ciptakan Rasaya, Teknologi Pemantau Kesehatan Mental Berbasis Digital

Selama masa uji coba, program ini mendapat sambutan hangat dengan perolehan omzet mencapai Rp7,4 juta.

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun resmi Instagram @kebunrayaitera.

Program tersebut menjadi bukti nyata bagaimana riset kampus dapat diubah menjadi agrowisata yang edukatif dan bernilai ekonomi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Itera.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU