Senin, 06 APRIL 2026 • 15:40 WIB

Cara Menyusun Laporan Magang yang Benar, Lengkap dengan Strukturnya

Author

Ilustrasi mahasiswa sedang menyusun laporan magang (PKL). (freepik)

INDOZONE.ID - Laporan magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu tugas penting yang wajib disusun oleh siswa SMK maupun mahasiswa, setelah menyelesaikan kegiatan magang.

Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik, laporan ini juga menjadi penilaian atas pengalaman selama terjun langsung ke dunia kerja dengan menggunakan ilmu yang dipelajari selama di kelas.

Lantas, seperti apa susunan laporan magang yang benar?

Apa itu Laporan Magang?

Baca juga: UNJ dan UTM Luncurkan Joint Laboratory, Perkuat Ekosistem Akademik di Kancah Global

Laporan magang merupakan karya tulis ilmiah yang berisikan rangkuman kegiatan selama menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang.

Di dalam sebuah laporan magang, mahasiswa secara rinci menulis mengenai posisi yang dijalankan, tugas yang dikerjakan, hingga tanggung jawab yang diberikan selama kegiatan magang berlangsung.

Penyusunan laporan ini dapat disusun dari berbagai sumber, mulai dari hasil observasi langsung, wawancara dengan pembimbing, hingga dokumentasi selama kegiatan berlangsung.

Umumnya, laporan magang menjadi kewajiban bagi siswa SMK maupun mahasiswa di beberapa perguruan tinggi.

Bahkan, di beberapa perguruan tinggi atau sekolah, laporan tersebut harus dipaparkan melalui sebuah sidang atau evaluasi sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik atas kegiatan PKL yang telah dijalani.

Struktur Isi Laporan Magang (PKL)

Baca juga: Jenjang Magister (S2): Pengertian, Durasi, dan Gelar Lengkapnya

Agar tersusun rapi dan mudah dipahami, laporan magang memiliki struktur penulisan yang sistematis dan runtut.

Berikut urutan penyusunannya.

1. Cover

Bagian awal laporan adalah cover atau sampul depan. Bagian ini harus dicantumkan berbarengan dengan logo sekolah atau kampus, judul laporan, identitas penulis (nama dan nomor induk), nama institusi pendidikan, hingga tahun pelaksanaan magang.

2. Kata Pengantar

Kata pengantar berisi ungkapan rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu selama proses magang maupun penyusunan laporan dilakukan.

Pihak tersebut bisa meliputi perusahaan tempat magang, pembimbing lapangan, dosen atau guru, hingga keluarga dan teman.

3. Daftar Isi

Daftar isi berfungsi sebagai panduan bagi pembaca untuk membedah isi laporan.

Bagian ini berisikan susunan bab dan subbab lengkap dengan nomor halaman.

Baca juga: Mahasiswa Tel-U Bikin PANDAI NeuroLearn 2.0, Platform AI yang Diklaim Bikin Belajar 2x Lebih Cepat

4. Bab I: Pendahuluan

Bab pendahuluan menjadi bagian awal yang menjelaskan latar belakang hingga metode penyusunan laporan. Isinya meliputi:

a. Latar Belakang

Bagian ini menjelaskan alasan dilaksanakannya magang. 

Kamu dapat mengaitkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik di lapangan.

Misalnya, mahasiswa yang magang sebagai admin media sosial dapat menghubungkan peran tersebut dengan teori komunikasi digital.

b. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Memuat informasi terkait durasi magang, lokasi atau nama perusahaan, serta jam kerja selama kegiatan berlangsung.

c. Teknik Pengumpulan Data

Menjelaskan metode yang digunakan dalam mengumpulkan informasi, seperti observasi langsung selama bekerja maupun wawancara dengan pembimbing atau karyawan.

Baca juga: Mana yang Lebih Murah Antara SNBP, SNBT, dan Jalur Mandiri? Ini Rincian Biayanya!

5. Bab II: Pembahasan / Penyajian Data

a. Sejarah Singkat Perusahaan

Menjabarkan latar belakang berdirinya perusahaan yang bisa diperoleh dari website resmi atau berbagai sumber.

b. Profil Perusahaan

Berisi informasi umum seperti tahun berdiri, pendiri, alamat, dan kontak perusahaan. Biasanya disajikan secara ringkas.

c. Logo Perusahaan

Menampilkan logo beserta makna atau filosofi yang terkandung di dalamnya sebagai identitas perusahaan.

d. Visi dan Misi

Visi menjelaskan tujuan jangka panjang perusahaan, sedangkan misi merupakan langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapai visi tersebut.

e. Struktur Organisasi

Menjelaskan susunan jabatan dalam perusahaan, khususnya pada divisi tempat kamu melaksanakan magang.

f. Penyajian dan Analisis Data

Kamu harus menjelaskan secara detail mengenai posisi, tugas, tanggung jawab, serta alur kerja selama magang.

Selain itu, kamu juga dapat menambahkan tools atau aplikasi yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan.

Baca juga: Jurusan Perkeretaapian: Peluang Karier Menjanjikan di Sektor Transportasi

6. Bab III: Penutup

Bab terakhir berisi rangkuman dan evaluasi dari seluruh kegiatan magang.

a. Kesimpulan

Berisi ringkasan hasil magang, mulai dari posisi, tugas, tempat, durasi, hingga pengalaman yang kamu.

Kamu bisa menulis bagian ini ke dalam beberapa paragraf singkat secara padat.

b. Saran

Memuat masukan atau rekomendasi terkait pelaksanaan magang, baik untuk perusahaan maupun institusi pendidikan.

Misalnya terkait sistem kerja, fasilitas, atau efektivitas penggunaan tools.

7. Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi referensi yang digunakan dalam penyusunan laporan, seperti buku, jurnal, atau sumber daring.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Brainacademy.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU