INDOZONE.ID - Mempersiapkan rencana karier sejak masih kuliah merupakan salah satu langkah penting yang sering kali diabaikan oleh mahasiswa.
Banyak mahasiswa yang baru memikirkan masa depan setelah lulus, padahal kamu bisa mempersiapkan rencana karier sejak duduk di bangku kuliah.
Kabar baiknya, ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk mulai membangun karier se-dini mungkin.
Berikut beberapa program yang bisa kamu coba agar lebih siap menghadapi dunia kerja yang siap menanti.
Baca juga: Salut! Mahasiswa UMM Raih 3 Penghargaan Internasional Sekaligus Berkat Inovasi NutriTrack MBG
1. Magang (Internship)
Magang menjadi salah satu langkah paling relevan buat kamu yang ingin merasakan langsung dunia kerja sebelum benar-benar terjun ke dalamnya.
Dengan mengikuti program magang ini, kamu nggak hanya belajar dari teori yang didapat di kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai pekerjaan sehari-hari di kantor.
Mengikuti magang ini bermanfaat bagi kamu, misalnya kamu jadi paham bagaimana sebuah tim bekerja sama, bagaimana komunikasi berlangsung, sampai bagaimana target di dunia kerja dikelola oleh tim.
Pengalaman ini sering kali membuka perspektif baru tentang dunia kerja yang sebelumnya belum pernah kamu bayangkan.
Nggak sedikit dari mahasiswa yang awalnya cuma “coba-coba”, justru menemukan passion dan rencana karier yang lebih jelas setelah menjalani magang ini.
Bahkan, kalau kamu mampu menunjukkan performa baik, kamu akan memiliki peluang untuk direkrut sebagai karyawan tetap.
2. Graduate Development Program
Graduate Development Program (GDP) hadir sebagai wadah bagi fresh graduate yang ingin memulai karier dengan arah yang lebih jelas dengan jenjang karier yang baik.
Program ini biasanya dirancang dalam kurun waktu satu hingga dua tahun, dengan kombinasi antara pelatihan intensif dan pengalaman kerja langsung di berbagai divisi perusahaan.
Selama mengikuti GDP, kamu nggak hanya dituntut untuk bekerja, tetapi juga dibimbing untuk memahami semua proses bisnis secara menyeluruh, mulai dari aspek operasional hingga pengambilan keputusan yang matang.
Dengan sistem rotasi ke berbagai divisi perusahaan dan pembelajaran yang terarah seperti ini, kamu dapat mengembangkan wawasan yang lebih luas sesuai dengan background perusahaan.
Baca juga: Hadirkan Terobosan Baru, Mahasiswa UGM Kembangkan Terapi Luka Efektif dengan Biaya Lebih Terjangkau
3. Mentorship
Berbeda dengan pembelajaran di kelas yang lebih mengandalkan teori, program mentorship hadir dengan pengalaman belajar yang lebih personal ke kamu.
Melalui program ini, kamu akan didampingi oleh mentor yang sudah lebih dulu berpengalaman di bidangnya.
Selain itu, interaksi dalam sesi mentorship ini umumnya dikemas dengan lebih baik agar kamu dapat berdiskusi secara terbuka.
Poin utama dari mentorship ini terletak pada pengalaman yang tidak bisa kamu temukan di buku atau materi kuliah.
4. Kursus Online dan Sertifikasi
Kemajuan teknologi seperti saat ini membuka peluang besar bagi kamu untuk terus mengembangkan diri tanpa dibataskan oleh ruang dan waktu.
Melalui kursus online, pelatihan, hingga program sertifikasi, kamu dapat mempelajari berbagai skill baru, bahkan memperdalam skill yang sudah dimiliki itu.
Semua hard skill dan soft skill saat ini dapat kamu akses dengan mudah. Selain menambah wawasan, sertifikat yang diperoleh juga bisa menjadi bukti nyata atas kompetensi yang kamu miliki.
Sertifikasi seperti ini tentunya menjadi nilai tambah saat kamu nanti bersaing di dunia kerja.
Baca juga: ITS Ciptakan Benwit, Bensin dari Sawit yang Siap Jadi Solusi Krisis Energi dan Kurangi Impor BBM
5. Program Volunteer
Meski sering dianggap sebagai kegiatan sampingan, program volunteer sebenarnya memiliki peranan besar dalam membentuk karakter dan keterampilan dirimu, loh.
Ketika mengikuti sebuah kegiatan volunteer, kamu akan dihadapkan dengan berbagai situasi yang menuntut kerja sama tim, serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai kondisi.
Selain itu, volunteer juga membuka kesempatan untuk berinteraksi dengan banyak orang dari latar belakang berbeda, sehingga dapat memperluas relasimu.
Mengikuti volunteer bisa menjadi nilai tambah untuk CV-mu, sebab volunteer mencerminkan kepedulian sosial dan inisiatif pribadi dari dirimu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Edunitas.com