Selasa, 14 APRIL 2026 • 16:20 WIB

Tingkatkan Keselamatan Kerja, UNS dan UKM Edukasi Pekerja Migran Perempuan Indonesia di Malaysia

Author

UNS bersama Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). (uns.ac.id)

INDOZONE.ID - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggandeng Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dalam program pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan kesadaran kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bagi pekerja migran perempuan.

Kegiatan bertajuk “Meningkatkan Kesadaran Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pekerja Migran Perempuan Indonesia untuk Pemberdayaan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan di Selangor, Malaysia" ini berlangsung pada 6 - 10 April 2026 di Selangor, Malaysia

Program ini merupakan bagian dari hibah Equity The Impact Ranking UNS LPDP 2025 yang bertujuan memperkuat kesejahteraan pekerja migran melalui edukasi.

Dilansir dari laman resmi UNS, ada 31 peserta yang terlibat dalam kegiatan ini, yang merupakan pekerja migran perempuan Indonesia, mahasiswa, serta akademisi dari UKM. 

Baca juga: Pendaftaran Akpol 2026 Resmi Dibuka! Ini Syarat, Jadwal, dan Tahapan Seleksinya

Sebelum kegiatan inti dilaksanakan, tim telah melakukan observasi lapangan serta Focus Group Discussion (FGD) selama tiga hari. 

Hasil dari FGD tersebut kemudian menjadi dasar dalam menyusun materi pelatihan agar lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Selama program berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi penting yang meliputi tentang hak-hak pekerja migran, regulasi ketenagakerjaan di Malaysia, serta penerapan prinsip K3 di lingkungan kerja.

Tak hanya itu, program ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta diajak untuk berbagi pengalaman, mengenali potensi risiko kerja, hingga mencari solusi yang sesuai dengan kondisi mereka di lapangan.

Baca juga: Kisah Htet Htet Hlaing, Mahasiswa Asal Myanmar Kuliah di USK: Dapat Banyak Pengalaman Positif

Ketua program, Yuyun Sunesti, menilai kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan.

Program ini diharapkan dapat memberikan peningkatan pemahaman peserta terhadap isu-isu kesehatan dan keselamatan kerja di tempat kerja, yang sangat penting bagi perlindungan dan kesejahteraan mereka,” tuturnya.

Salah satu peserta, Ika, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan ini.

Selama ini kami bekerja ya bekerja saja tanpa benar-benar memahami risiko kerja. Setelah mengikuti kegiatan ini, saya jadi tahu tentang hak-hak pekerja dan bagaimana menjaga kesehatan diri dan keselamatan saya di tempat kerja, juga lebih berani untuk memperhatikan kondisi kerja saya” jelasnya.

Baca juga: Nekat Pakai Joki UTBK? Ini 3 Risiko Fatal yang Bisa Hancurkan Masa Depanmu!

Program ini turut berkontribusi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pekerjaan layak, kesehatan, serta kemitraan global.

Melalui kolaborasi ini, UNS dan UKM berharap para pekerja migran perempuan tidak hanya memahami konsep K3, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uns.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU