George, Mahasiswa Prancis yang Bagikan Pengalaman Belajar Manajemen dan Keberagaman Lewat Student Exchange di UPER
INDOZONE.ID - George William Bouedo, mahasiswa dari IÉSEG School of Management, Prancis, merasakan pengalaman akademis di Jakarta melalui program pertukaran di Universitas Pertamina.
Sebagai mahasiswa jurusan Manajemen, George memandang program ini sebagai langkah strategis untuk memperluas wawasan akademis sekaligus memahami dinamika bisnis beroperasi dalam skala internasional yang lebih luas.
Ketertarikan George untuk belajar di Universitas Pertamina bermula dari sistem pembelajarannya yang dinilai sangat terbuka dan adaptif.
Ia mengamati bahwa pola pendidikannya memiliki kesamaan dengan sistem di Amerika Serikat, di mana mahasiswa diberikan ruang untuk melakukan diskusi aktif serta mengeksplorasi ide-ide baru.
“Program Manajemen di sini menarik karena tidak terlalu kaku. Mahasiswa didorong untuk berpikir kritis dan aktif dalam proses belajar,” ujarnya.
Selama satu bulan menetap di Jakarta, George mengakui bahwa ia menghadapi sejumlah tantangan, termasuk adanya culture shock.
Perbedaan iklim, seperti cuaca panas dan tingkat kelembapan yang tinggi, serta gaya berinteraksi masyarakat lokal sempat membuatnya terkejut.
Namun, George justru melihat tantangan di lingkungan tersebut sebagai pelajaran manajemen yang nyata.
Baginya, ilmu manajemen tidak hanya terbatas pada teori, tetapi juga mencakup kemampuan untuk menyesuaikan diri, membangun jaringan, dan memahami perilaku manusia di tengah keragaman budaya.
“Belajar manajemen di sini bukan hanya soal bisnis, tapi juga tentang bagaimana memahami orang lain dan bekerja sama dalam keberagaman,” ungkapnya.
Untuk mengatasi hambatan komunikasi dan budaya, George berusaha untuk bersikap lebih terbuka dan tidak ragu untuk menjalin interaksi dengan mahasiswa lokal.
Ia merasa sangat terbantu oleh keramahan dan sikap suportif para mahasiswa di Universitas Pertamina yang membuatnya merasa nyaman selama menjalani keseharian di Indonesia.
Pengalaman keluar dari zona nyaman ini ia anggap sebagai modal berharga untuk membangun perspektif global yang kuat.
Di akhir masa programnya, George menyatakan niatnya untuk merekomendasikan Universitas Pertamina kepada rekan-rekannya di luar negeri sebagai destinasi studi internasional.
Baca juga: Kesempatan Emas! UGM Ajak Mahasiswa Internasional Kuliah di Yogyakarta
Ia menilai bahwa Universitas Pertamina tidak hanya menawarkan kualitas akademis yang kompetitif, tetapi juga memberikan kekayaan pengalaman budaya bagi mahasiswa asing.
Melalui kolaborasi lintas negara, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki rasa toleransi dan kemampuan adaptasi tinggi, yang merupakan keterampilan krusial di era saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Universitaspertamina.ac.id