INDOZONE.ID - Biaya pendidikan anak dari TK hingga kuliah terus mengalami kenaikan setiap tahun.
Bahkan, inflasi pendidikan disebut bisa mencapai 15 persen per tahun, jauh lebih tinggi dibanding bunga tabungan biasa.
Kondisi tersebut membuat orang tua perlu menyiapkan dana pendidikan sedini mungkin, bahkan sejak anak lahir
Lalu, sebenarnya berapa estimasi biaya pendidikan anak sampai kuliah?.
Baca juga: Dosen UNJ Edukasi Lansia soal Kebugaran, dari Pola Makan hingga Terapi Berkebun
Biaya Pendidikan Anak sampai Kuliah
1. Biaya Pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK)
Jenjang TK merupakan tahap awal pendidikan formal bagi anak yang juga memerlukan biaya cukup besar, terutama di berbagai kota besar.
Estimasi biaya TK:
- Uang pangkal: Rp3 juta - Rp10 juta
- SPP bulanan: Rp300 ribu - Rp1,5 juta
- Seragam dan perlengkapan: Rp1 juta - Rp3 juta
2. Biaya Sekolah Dasar (SD)
Memasuki jenjang SD, biaya pendidikan biasanya mulai meningkat karena durasi sekolah yang lebih panjang dan kebutuhan sekolah yang kian bertambah.
Estimasi biaya SD:
- Biaya pendaftaran: Rp500 ribu - Rp1 juta
- Uang pangkal: Rp5 juta - Rp15 juta
- SPP bulanan: Rp300 ribu - Rp2 juta
- Buku dan seragam: Rp2 juta - Rp5 juta
Jika dihitung selama enam tahun, total biaya SD bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, terutama untuk sekolah swasta internasional.
3. Biaya Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Memasuki jenjang SMP, biaya pendidikan biasanya mulai melonjak karena fasilitas sekolah dan kebutuhan penunjang belajar yang semakin banyak.
Estimasi biaya SMP:
- Uang pangkal: Rp10 juta - Rp20 juta
- SPP bulanan: Rp1 juta - Rp3 juta
- Buku dan perlengkapan: Rp3 juta - Rp5 juta
4. Biaya Sekolah Menengah Atas (SMA)
SMA adalah salah satu fase jenjang pendidikan dengan biaya yang cukup tinggi karena kebutuhan akademik dan persiapan untuk masuk perguruan tinggi.
Estimasi biaya SMA:
- Uang pangkal: Rp15 juta - Rp35 juta
- SPP bulanan: Rp2 juta - Rp5 juta
- Buku, seragam, dan kegiatan sekolah: Rp5 juta - Rp10 juta
5. Biaya Kuliah sampai Sarjana
Biaya kuliah merupakan salah satu pengeluaran terbesar dalam pendidikan anak, terutama jika memilih kampus swasta atau universitas ternama.
Estimasi biaya kuliah:
Universitas Negeri
- Uang pangkal: Rp10 juta – Rp30 juta
- UKT per semester: Rp3 juta – Rp10 juta
Universitas Swasta
- Uang pangkal: Rp20 juta – Rp60 juta
- Biaya semester: Rp4 juta – Rp15 juta
Jika ditotal selama empat tahun kuliah, biaya yang diperlukan bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Ancaman Inflasi Pendidikan yang Terus Naik
Salah satu tantangan terbesar dalam menyiapkan biaya pendidikan adalah inflasi pendidikan yang terus meningkat setiap tahun.
Menurut berbagai lembaga perencana keuangan, kenaikan biaya sekolah dan kuliah bisa mencapai 10 - 15 persen per tahun, lebih tinggi dibanding inflasi kebutuhan pokok maupun bunga tabungan biasa.
Artinya, biaya kuliah yang saat ini Rp100 juta bisa naik berkali-kali lipat ketika anak benar-benar memasuki usia kuliah dalam beberapa tahun mendatang.
Sebagai contoh, jika biaya kuliah saat ini Rp50 juta dan inflasi pendidikan mencapai 10 persen per tahun, maka dalam 15 tahun nilainya bisa meningkat menjadi lebih dari Rp200 juta.
Baca juga: UMY Rayakan Usia 45 Tahun dengan Berbagi, Warga Sekitar Kampus Dapat Bantuan Sembako
Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak
Agar biaya pendidikan tidak terasa terlalu berat di waktu yang akan mendatang, banyak financial planner menyarankan orang tua mulai menyiapkan dana pendidikan sejak dini.
Beberapa pilihan yang tersedia antara lain:
- Reksa dana untuk investasi jangka panjang
- Asuransi pendidikan
- Deposito pendidikan
- Tabungan khusus pendidikan anak
Investasi seperti reksa dana dinilai lebih mampu mengejar inflasi pendidikan dibanding hanya mengandalkan tabungan biasa dengan bunga rendah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ocbc.id