Berawal dari Tugas Kuliah, Platform Simulasi Interview Berbasis AI Ciptaan Mahasiswa UM Kini Tembus Google
INDOZONE.ID - Mahasiswa asal Universitas Negeri Malang (UM) mengembangkan platform simulasi wawancara kerja berbasis artificial intelligence (AI) bernama Intervyou.
Platform tersebut dibuat untuk membantu pencari kerja (job seeker) dalam berlatih wawancara secara lebih interaktif.
Intervyou dikembangkan oleh mahasiswa S1 Teknik Informatika UM, salah satunya Azarya Aditya, setelah melihat banyak mahasiswa dan fresh graduate merasa gugup ketika menghadapi wawancara kerja.
Berawal dari tugas kuliah, proyek tersebut kemudian berkembang menjadi platform persiapan karier berbasis AI yang kini digunakan lebih luas, bahkan secara global.
Baca juga: Mahasiswa IPB Ciptakan Syaapii, Milkshake Susu Segar Lokal yang Sehat dan Kekinian
Azarya menjelaskan, ide pembuatan Intervyou muncul karena banyak pencari kerja kebingungan menjawab pertanyaan saat interview.
Melalui platform tersebut, pengguna dapat melakukan simulasi wawancara layaknya berbicara langsung dengan HRD profesional.
”Awalnya, ini hanyalah sebuah proyek kuliah biasa. Namun, kami melihat adanya potensi besar di bidang persiapan karier, terutama bagi mereka yang sering merasa gugup atau bingung harus menjawab apa saat interview,” tuturnya.
Melalui platform ini, pengguna hanya perlu memasukkan posisi pekerjaan yang dilamar beserta CV mereka. Selanjutnya, sistem AI akan menyesuaikan pertanyaan wawancara berdasarkan profil dan latar belakang pengguna.
Tak hanya menyediakan simulasi interview, Intervyou juga dilengkapi dengan fitur pembuatan CV ATS friendly (Applicant Tracking System) serta analisis penilaian CV secara otomatis.
Tembus Google dan NVIDIA
Inovasi mahasiswa UM ini juga menembus Google dan NVIDIA. Melalui program tersebut, tim mendapatkan dukungan akses teknologi AI untuk mengembangkan sistem yang lebih canggih lagi.
”Kami ingin menciptakan simulasi yang sangat personal. Dengan Intervyou, pengguna cukup memasukkan posisi yang dilamar, lalu AI kami akan merumuskan pertanyaan yang paling relevan berdasarkan CV mereka. Kami ingin mereka merasa seolah-olah sedang berlatih dengan HRD sungguhan,” ujarnya.
Menurut Azarya, keterlibatan dalam program Google dan NVIDIA membuktikan teknologi yang mereka kembangkan memiliki potensi untuk bersaing secara global.
Baca juga: Bingung Pilih Kampus? Ini 5 Tips yang Wajib Diperhatikan Calon Mahasiswa
Saat ini, Intervyou juga mulai digunakan di sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk membantu siswa mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kliping.um.ac.id