INDOZONE.ID - Bagi sebagian calon mahasiswa, jurusan Ilmu Ekonomi sering kali dianggap hanya berkaitan dengan bisnis dan keuangan semata.
Padahal, terdapat salah satu program studi yang berfokus pada persoalan ekonomi masyarakat secara lebih luas, yakni jurusan Ekonomi Pembangunan.
Lalu, sebenarnya Jurusan Ekonomi Pembangunan belajar apa saja? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa itu Jurusan Ekonomi Pembangunan?
Baca juga: Dua Hari Produksi, Mahasiswi Unila Sabet Juara 3 Kompetisi Video Kreatif Internasional
Ekonomi Pembangunan merupakan program studi yang mempelajari berbagai persoalan ekonomi terkait dengan pembangunan suatu daerah maupun negara, terutama di negara berkembang seperti Indonesia.
Selama perkuliahan, mahasiswa Ekonomi Pembangunan akan mempelajari berbagai isu ekonomi, mulai dari kemiskinan, pengangguran, ketimpangan pendapatan, hingga pertumbuhan ekonomi. Berbagai fenomena tersebut dikaji untuk memahami faktor penyebab dan strategi penanganannya.
Mahasiswa Ekonomi Pembangunan juga dibekali kemampuan untuk menganalisis permasalahan yang terjadi di berbagai sektor, seperti industri, keuangan, perbankan, bisnis, dan pembangunan daerah. Analisis tersebut dilakukan dengan memanfaatkan teori ekonomi serta data yang relevan.
Lulusan jurusan ini diharapkan mampu berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Mahasiswa ITB Juara Kompetisi Internasional Petrolida 2026, Usung Inovasi Migas Rendah Karbon
Apa Perbedaan Ekonomi Pembangunan dengan Manajemen dan Akuntansi?
Perbedaan utama antara Ekonomi Pembangunan dengan Manajemen dan Akuntansi terletak pada fokus kajiannya. Mahasiswa dari jurusan Manajemen biasanya mempelajari cara mengelola perusahaan, sumber daya manusia, pemasaran, dan strategi bisnis. Sementara itu, mahasiswa Akuntansi berfokus pada penyusunan laporan keuangan, audit, perpajakan, dan sistem informasi akuntansi.
Sementara itu, mahasiswa Ekonomi Pembangunan lebih banyak menganalisis persoalan ekonomi masyarakat secara luas.
Mereka mempelajari bagaimana kebijakan pemerintah dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Baca juga: Mahasiswa Vokasi UI Ciptakan Nutri-Chain, Solusi Digital Atasi Stunting dan Food Waste
Jurusan Ekonomi Pembangunan Belajar Apa?
Di Jurusan Ekonomi Pembangunan, kamu akan mempelajari berbagai persoalan ekonomi yang berkaitan dengan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Kamu juga akan belajar membaca kondisi ekonomi melalui berbagai indikator makro seperti inflasi, PDB, investasi, neraca perdagangan, dan tingkat pengangguran.
Melalui berbagai materi tersebut, lulusan Ekonomi Pembangunan dipersiapkan untuk menjadi analis, peneliti, maupun perencana pembangunan di berbagai sektor industri.
Prospek Kerja Lulusan Ekonomi Pembangunan
- Analis ekonomi
- Perencana pembangunan
- Peneliti ekonomi
- Konsultan ekonomi
- Analis kebijakan publik
- Pegawai kementerian dan lembaga pemerintah
- Pegawai Bank Indonesia
- Pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
- Pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
- Pegawai Badan Pusat Statistik (BPS)
- Pegawai BUMN
- Analis perbankan
- Analis investasi
- Staf lembaga riset dan organisasi internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rencanamu.id, Quipper Campus