Jumat, 05 JUNI 2026 • 13:00 WIB

Libatkan Puluhan Mahasiswa, FKH UNAIR Lakukan Pemeriksaan Intensif Buaya Muara

Author

Mahasiswa PPDH melakukan koleksi sampel feses buaya (unair.ac.id)

INDOZONE.ID - Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga kelestarian satwa air di Indonesia.

Melalui tim ahlinya, FKH UNAIR melakukan pemeriksaan kesehatan intensif terhadap dua ekor Buaya Muara (Crocodylus Porosus) yang merupakan titipan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kegiatan berlangsung di Gerai Pelayanan Sidoarjo di bawah pengawasan Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar.

Langkah medis dilakukan sebagai tindak lanjut atas permohonan resmi dari Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar, yang menjabat sebagai otoritas pengelola satwa air dilindungi.

Saat ini, kedua buaya sedang dalam masa penitipan sebelum nantinya akan dipindahkan ke lokasi permanen yang sesuai dengan aturan konservasi. 

Baca juga: Tim Medis Siaga Penuh! Peserta UTBK di Universitas Brawijaya Tetap Bisa Ujian Meski Sakit

Proses Pemeriksaan yang Mendalam

Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh oleh tim dari Divisi Patologi FKH UNAIR.

Tidak hanya melibatkan dosen dan dokter hewan senior, kegiatan juga menjadi ajang praktik bagi 32 mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) serta 12 mahasiswa asisten praktikum.

Bagi para calon dokter hewan, kesempatan ini merupakan sarana belajar lapangan yang sangat berharga untuk mendalami bidang patologi veteriner dan kesehatan biota air.

Prosedur yang dijalankan mencakup pemeriksaan fisik secara total untuk mengevaluasi kondisi tubuh satwa.

Tim juga mengambil berbagai sampel untuk diuji di laboratorium guna mendapatkan data kesehatan yang lebih mendetail.

Melalui uji laboratorium yang dilakukan, tim medis berharap dapat menemukan potensi infeksi atau gangguan kesehatan lainnya sejak dini sehingga penanganan yang tepat bisa segera diberikan.

Mahasiswa asisten praktikum patologi melakukan terapi cairan pada buaya dehidrasi (unair.ac.id)

Baca juga: Bantu Pasien Lupus, Tim Kesehatan Masyarakat UI Bawa Pulang Juara di CIMSAThon 2026

Penanganan Darurat Satwa yang Mengalami Dehidrasi

Dalam proses pemeriksaan awal, tim menemukan fakta penting mengenai salah satu individu buaya.

Hewan tersebut teridentifikasi mengalami dehidrasi yang cukup parah, sehingga membutuhkan bantuan medis tanpa penundaan.

Sebagai solusi cepat, tim dokter dan mahasiswa asisten praktikum memberikan terapi cairan melalui infus untuk menstabilkan kondisi fisik buaya.

Setelah mendapatkan penanganan darurat, kondisi kedua buaya akan terus dipantau secara ketat.

Pengawasan rutin ini bertujuan agar kesehatan fisik mereka tetap dalam kondisi terbaik hingga proses pemindahan atau pengelolaan selanjutnya dilakukan oleh pihak berwenang. 

Baca juga: Unesa Uji Kebugaran 614 Calon Guru, Fisik Prima Jadi Syarat Pendidik Berkualitas

Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan

Prof. Dr. Hani Plumeriastuti, drh., M.Kes., selaku Ketua Divisi Patologi FKH UNAIR, menekankan bahwa kesehatan satwa adalah kunci utama dalam keberhasilan upaya pelestarian.

“Setiap hewan yang berada dalam proses penitipan maupun rehabilitasi memerlukan evaluasi kesehatan yang berbasis ilmiah dan dilakukan oleh tenaga profesional yang kompeten,” tambahnya.

Selain fokus pada aspek medis satwa, keterlibatan puluhan mahasiswa dalam kegiatan bertujuan untuk mengasah kemampuan teknis mereka.

“Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis. Tetapi juga membentuk pemahaman mengenai pentingnya peran dokter hewan dalam mendukung pengelolaan sumber daya hayati Indonesia secara berkelanjutan,” tegas Hani.

Buaya Muara dikenal sebagai salah satu predator puncak yang memegang peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Kolaborasi antara institusi pendidikan seperti UNAIR dengan lembaga pemerintah seperti KKP menjadi contoh nyata sinergi yang diperlukan untuk melindungi kekayaan hayati nasional di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unair.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU