Ilustrasi siswa Sekolah Kedinasan STIN (menpan.go.id)
INDOZONE.ID - Bagi kamu yang punya cita-cita jadi abdi negara lewat jalur sekolah kedinasan, ternyata tahun 2025 ini peluangnya lebih besar dari biasanya, loh!
Jangan sia-siakan kesempatan ini. Bisa jadi kamu adalah salah satu calon abdi negara terpilih berikutnya.
Kenapa? Karena tingkat persaingannya menurun tajam dibandingkan tahun lalu.
Di tahun 2024, persaingan sangat ketat dengan rasio kursi 1:11. Artinya, hanya satu dari sebelas pelamar yang berhasil lolos.
Sedangkan tahun ini, rasio penerimaan menjadi jauh lebih ringan, yakni 1:4. Artinya, satu dari empat pelamar berpeluang diterima.
Menurut data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah pelamar tahun ini turun signifikan dari 39.331 menjadi 14.018 orang, per H-14 sebelum penutupan pada 18 Juli 2025.
Baca juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2025: Siap Jadi Abdi Negara dengan Pendidikan Gratis?
BKN mencatat per 4 Juli 2025:
Total pendaftar: 14.018
Baru diverifikasi: 2.653 (lolos) dan 118 (tidak lolos)
Sisanya? Masih menunggu proses verifikasi
Dengan penurunan sebanyak 64 persen dibanding tahun sebelumnya, otomatis persaingan menjadi lebih ringan dan peluang penerimaan pun meningkat.
Beberapa sekolah kedinasan favorit tahun ini mengalami penurunan jumlah pendaftar yang cukup signifikan:
Sekolah Kedinasan Kemenhub mengalami penurunan dari 5.227 pendaftar di 2024 menjadi hanya 1.339 pendaftar di 2025.
IPDN yang biasanya dibanjiri pendaftar juga turun drastis, dari 9.735 menjadi 1.598.
POLSTAT STIS, sekolah yang terkenal dengan spesialisasi statistiknya, turun dari 6.195 menjadi 2.518.
POLTEK SSN, sekolah kedinasan di bawah BSSN, hanya menerima 215 pendaftar di 2025 dibandingkan 589 tahun sebelumnya.
PKN STAN, meskipun masih populer, juga mengalami penurunan, dari 5.460 ke 4.464 pendaftar.
STMKG sedikit lebih stabil dengan 2.295 pendaftar tahun ini, turun tipis dari 2.500.
STIN, sekolah intelijen negara, turun dari 3.795 ke 1.589 pendaftar.
Sementara itu, Poltekim dan Poltekip tidak membuka pendaftaran tahun ini karena sedang dalam masa moratorium.
Baca juga: STIS vs STAN: Mana yang Lebih Sulit dan Favorit? Ini Dia Penjelasannya
Meskipun jumlah pelamar lebih sedikit tahun ini, bukan berarti kamu bisa santai. Kuota tetap terbatas dan proses verifikasi bisa memakan waktu.
Jangan tunggu sampai hari terakhir, ‘the early bird gets the worm’. Semakin cepat kamu mendaftar, semakin besar peluangmu untuk lolos tahap awal.
Segera manfaatkan kesempatan ini agar kamu tidak melewatkan peluang emas yang belum tentu terulang. Wujudkan mimpimu jadi ASN, mulai dari langkah pertama ini!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@aptaschool_kedinasan, Instagram/@aptaschool_kedinasan