Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 16:00 WIB

Ketika Lulusan Terbaik UT Surabaya Dihadapkan Pilihan Hadiah dari Gubernur Jatim: Umrah atau S2?

Ketika Lulusan Terbaik UT Surabaya Dihadapkan Pilihan Hadiah dari Gubernur Jatim: Umrah atau S2?Tuti Alawiyah, lulusan terbaik UT Surabaya (ut.ac.id)

INDOZONE.ID - Airlangga Convention Centre pada (19/10/2025), dipenuhi rasa haru dan bangga. Ribuan orang menyaksikan momen sakral wisuda Universitas Terbuka (UT) Surabaya.

Namun, ada satu momen yang membuat atmosfer ruangan terasa mendebarkan, yaitu saat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan hadiah untuk wisudawan terbaik.

Baca juga: Bukan Toga, Tapi Beskap dan Kebaya: Tradisi Wisuda Unik ISI Surakarta yang Penuh Makna

Melalui Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, Gubernur menyampaikan hadiah pilihan—umrah atau beasiswa studi magister di UT Surabaya—kepada Tuti Alawiyah, lulusan terbaik dengan IPK 3,91.

“Ibu Gubernur memberikan pilihan kepada wisudawan terbaik, apakah ingin melanjutkan S2 di Universitas Terbuka atau menerima hadiah umrah. Jawabannya dapat disampaikan kepada Ibu Direktur UT Surabaya untuk diteruskan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujar Aries.

Meskipun Tuti adalah seorang ASN di pemerintah daerah, ia membuktikan bahwa tidak ada perjuangan mahasiswa yang sia-sia di tengah kesibukan jika bersungguh-sunguh mengejar ilmu. 

Baca juga: Dari NTT ke London: Perjuangan Marianna Caryna Kono Buktikan Mimpi Besar Gak Butuh Privilege

Aries pun menuturkan bahwa nilai sejati seorang sarjana tidak diukur dari ijazah yang diterima, melainkan dari manfaat yang ia berikan untuk masyarakat dan bangsanya.

Aries juga menegaskan bahwa UT membuka jalan bagi siapa pun untuk terus belajar—tanpa sekat profesi, usia, atau lokasi.

“Keterbatasan waktu bukan lagi alasan untuk tidak menimba ilmu. Inilah makna sejati pendidikan terbuka, memberikan kesempatan kedua bahkan seribu kesempatan bagi siapa pun yang ingin maju,” katanya. 

Baca juga: Kisah Abdul Gawi, Mahasiswa Tunanetra yang Buktikan Tak Ada Batas untuk Lulus Tepat Waktu

Ia mengingatkan bahwa dunia kini berubah cepat. Karena itu, integritas dan karakter menjadi hal utama di tengah derasnya arus digital.

“Teruslah belajar tanpa henti. Dunia tidak akan menunggu. Siapa yang berhenti belajar akan tertinggal jauh. Di dunia digital yang serba cepat, kejujuran adalah mata uang paling berharga. Ilmu tanpa karakter ibarat kapal tanpa kompas,” pesannya.

Direktur UT Surabaya, Suparti, menyampaikan bahwa sebanyak 1.065 lulusan diwisuda dari total 1.775 mahasiswa yang telah diyudisium pada Tahun Akademik 2025/2026 Ganjil. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ut.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ketika Lulusan Terbaik UT Surabaya Dihadapkan Pilihan Hadiah dari Gubernur Jatim: Umrah atau S2?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!