Ilustrasi mahasiswa galau. (freepik)
INDOZONE.ID - Menjalani bulan Ramadan jauh dari orang tua memang punya tantangan tersendiri bagi para mahasiswa rantau.
Rasa kangen rumah alias homesick pun sering kali muncul saat waktu sahur dan berbuka tiba.
Namun, jangan biarkan rasa galau mu merusak fokus kuliah dan ibadah di tanah rantau. Penasaran gimana caranya anti-galau walau sedang merantau sebagai seorang mahasiswa? Simak 6 tips ampuhnya berikut ini!
Baca juga: Keren! Mahasiswa Unpad Sabet Juara 1 Kompetisi Debat Nasional Wecotion 2026
Teknologi sekarang sudah sangat canggih, jadi jarak ribuan kilometer seharusnya nggak lagi jadi penghalang. Kalau kamu mulai rindu suasana meja makan di rumah, coba deh ajak keluarga buat video call pas jam sahur atau saat berbuka puasa.
Melihat wajah orang tua secara langsung dan mendengar obrolan ringan jauh lebih ampuh mengobati rindu daripada sekadar bertukar pesan singkat.
Sensasi sahur virtual ini akan memberikan kehangatan yang bikin kamu merasa seolah-olah sedang berada di rumah sendiri.
Jujur saja, salah satu momen paling berharga di rumah adalah perjuangan Ibu saat membangunkan kita sahur, kan? Entah itu dengan suara teriakan atau sekadar ketukan pintu kamar.
Di kosan, suara alarm hp seringkali kamu snooze sampai waktu imsak hampir habis.
Biar semangat bangun sahurmu kembali, coba deh minta tolong Ibu untuk jadi alarm pribadimu.
Coba minta beliau menelepon atau mengirim spam chat sampai kamu benar-benar terbangun.
Baca juga: Harapan Baru bagi Penderita Diabetes, Yayasan Ubaya Salurkan Bantuan Kaki Palsu Pertama Kalinya
Nggak ada yang bisa mengalahkan kenikmatan masakan rumah, apalagi sambal atau sayur lodeh buatan Ibu. Daripada cuma membayangkan kelezatannya sampai bikin galau, kamu bisa hubungi ibu dan tanyakan bumbu rahasia dari menu favoritmu.
Eksperimen memasak di dapur kosan, baik sendirian atau bareng teman, bakal jadi aktivitas ngabuburit yang seru. Aroma masakan yang mirip dengan masakan rumah, akan menciptakan suasana nostalgia menenangkan. Bonusnya, kamu jadi punya keahlian baru di bidang kuliner dan tentu saja lebih hemat daripada jajan di luar terus!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan