Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 31 MARET 2026 • 17:00 WIB

Arti Tut Wuri Handayani: Filosofi Pendidikan yang Sering Disalahpahami

Arti Tut Wuri Handayani: Filosofi Pendidikan yang Sering DisalahpahamiLogo Tut Wuri Handayani. (masoemuniversity.ac.id)

INDOZONE.ID - Tulisan “Tut Wuri Handayani” yang sering kita lihat di seragam sekolah ternyata bukan sekadar slogan biasa.

Di balik kalimat singkat itu, tersimpan filosofi pendidikan dan sejarah yang menjadi fondasi sistem pendidikan di Indonesia saat ini.

Lalu, apa sebenarnya makna di balik semboyan Tut Wuri Handayani tersebut? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Arti "Tut Wuri Handayani"

Baca juga: Mahasiswa UNAIR Unjuk Gigi di Forum Internasional, Raih Penghargaan Best Paper

Semboyan Tut Wuri Handayani berasal dari ajaran pendidikan Ki Hajar Dewantara yang menekankan peran guru dalam mendampingi proses belajar siswa.

Secara makna, “tut wuri” berarti di belakang, sedangkan “handayani” bermakna memberi dorongan atau semangat.

Jika dirangkai, filosofi ini menggambarkan bahwa seorang pendidik tidak selalu harus berada di depan untuk mengarahkan, tetapi juga mampu berada di belakang sebagai pendukung yang mendorong peserta didik agar berkembang secara mandiri sesuai kreativitasnya.

Konsep ini menjadi dasar pendekatan pendidikan yang humanis di lingkup nasional, di mana siswa diberi ruang untuk tumbuh, bereksplorasi, dan menemukan potensinya sendiri, sementara guru berperan sebagai pembimbing yang menguatkan dari belakang.

Baca juga: Mengenal Direktorat Jenderal Pajak (DJP): Tugas, Jurusan yang Relevan, hingga Peluang Karier yang Menjanjikan

Sejarah "Tut Wuri Handayani"

Semboyan ini lahir pada masa penjajahan, ketika sistem pendidikan di Indonesia masih didominasi oleh model kolonial yang cenderung kaku, elitis, dan tidak berpihak pada kebebasan belajar orang pribumi.

Melalui Taman Siswa yang didirikan pada tahun 1922, Ki Hajar Dewantara memperkenalkan konsep pendidikan yang lebih humanis dan bernilai memerdekakan.

Konsep tersebut ialah “Tut Wuri Handayani." Konsep ini merupakan bagian dari trilogi pendidikan terkenal, yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha (di depan memberi teladan), Ing Madya Mangun Karsa (di tengah membangun semangat), dan Tut Wuri Handayani (di belakang memberi dorongan).

Tut Wuri Handayani menjadi identitas yang melekat pada dunia pendidikan nasional, termasuk sering dijumpai pada seragam sekolah yang ada saat ini.

Baca juga: Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UAD Kembangkan Olahan Lele Bernilai Gizi Tinggi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bpika.uma.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Arti Tut Wuri Handayani: Filosofi Pendidikan yang Sering Disalahpahami

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!