Ilustrasi calon mahasiswa baru. (freepik)
INDOZONE.ID - Memilih kampus berkualitas merupakan salah satu langkah penting bagi calon mahasiswa agar tidak salah pilih.
Di tengah maraknya berbagai macam opsi perguruan tinggi, calon mahasiswa harus menaruh waspada karena banyak juga bermunculan beberapa kampus abal-abal.
Lalu, bagaimana cara mengetahui kampus yang benar-benar berkualitas sesuai dengan standar yang berlaku? Berikut penjelasannya.
Baca juga: Jenjang Magister (S2): Pengertian, Durasi, dan Gelar Lengkapnya
Menentukan perguruan tinggi bukan sekadar soal lokasi atau biaya yang harus dikeluarkan, tetapi juga menyangkut kualitas pendidikan yang akan diproleh mahasiswanya.
Kampus yang berkualitas umumnya memiliki sistem pembelajaran yang baik, tenaga pengajar kompeten, serta lulusannya yang mampu bersaing di dunia kerja.
Sebaliknya, jika kamu memilih kampus secara asal tanpa pertimbangan matang bisa menimbulkan berbagai risiko, mulai dari kualitas pendidikan yang kurang optimal hingga ijazah yang tidak diakui oleh berbagai pihak.
Baca juga: Mahasiswa Tel-U Bikin PANDAI NeuroLearn 2.0, Platform AI yang Diklaim Bikin Belajar 2x Lebih Cepat
Langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah mengecek akreditasi kampus dan program studi melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Akreditasi merupakan bentuk penilaian resmi terhadap mutu sebuah perguruan tinggi dan program studinya. Penilaian ini menjadi indikator utama untuk melihat apakah suatu kampus telah memenuhi standar kualitas pendidikan yang ditetapkan pemerintah atau belum.
Saat ini, peringkat akreditasi umumnya terdiri dari Unggul (A), Baik Sekali (B), dan Baik (C).
Semakin tinggi akreditasi, semakin baik kualitas institusi atau program studi tersebut.
Selain akreditasi, calon kamu juga perlu memastikan bahwa kampus dan program studi yang akan dipilih telah terdaftar di database resmi.
Pengecekan ini penting untuk memastikan legalitas kampus. Jika sebuah institusi tidak terdaftar secara resmi, maka ijazah yang dikeluarkan berpotensi tidak diakui dalam dunia kerja maupun keperluan administratif lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, Masoemuniversity.ac.id