Beasiswa GKS Korsel: Biaya Hidup hingga Tunjangan Kesehatan Ditanggung Tiap Bulan, Ini Syaratnya
INDOZONE.ID - Kabar gembira datang buat kamu pencari beasiswa ke luar negeri. Pemerintah Korea Selatan lagi buka beasiswa untuk mahasiswa asing, yang mau kuliah di negeri ginseng tersebut.
Pemerintah Korea Selatan membuka beasiswa lewat program Global Korea Scholarship (GKS), yang dikelola oleh National Institute for International Education (NIIED).
GKS merupakan beasiswa yang dituju untuk mahasiswa asing termasuk dari Indonesia, yang ingin studi di Korea selain di Kota Seoul.
Baca juga: Kemendiktisaintek Gelar KSTI 2025 di ITB Ganesha: Ribuan Ilmuwan, Teknokrat, hingga CEO Bakal Hadir
Program ini memang dirancang untuk menyebarkan mahasiswa asing di Korea, supaya tidak terpusat di Seoul. Karena rata-rata mahasiswa asing memilih kuliah di Seoul. Padahal, secara kualitas pendidikan, di luar Seoul juga gak kalah bagus.
Program ini terbagi jadi dua jenis, pertama GKS-U (Global Korea Scholarship for Undergraduate Degrees) untuk jenjang D2 dan S1. Lalu, GKS-G (Graduate Degrees), untuk jenjang S2 atau S3.
Lewat program ini, kamu bisa mendapatkan beasiswa penuh di Korea, jadi menempuh pendidikan secara gratis.
Baca juga: Kuliah atau Organisasi? Begini Cara Mengatur Keduanya Biar Tetap Jalan Bareng
Keuntungan Beasiswa GKS
- Tiket pesawat pulang pergi, di awal dan akhir masa studi.
- Tunjangan awal kedatangan sebesar 200.000 KRW.
- Uang saku bulanan, GKS-U sebesar 900.000 KRW dan GKS-G sebesar 1.000.000 KRW. Lalu untuk program riset sebesar 1.500.000 KRW.
- Tunjangan penelitian sebesar 210.000 - 240.000 KRW (jika dibutuhkan).
- Kursus bahasa Korea selama 1 tahun sebelum kuliah. Biaya tanggungan dari NIIED sebesar 800.000 KRWsisanya ditambah universitas.
- Biaya kuliah ditanggung pemerintah Korea Selatan.
- Dana pencetakan tesis dan disertasi sebesar 500.000 - 800.000 KRW.
- Hibah kemampuan bahasa Korea bagi yang memiliki sertifikat TOPIK level 5 atau 6 sebesar 100.000 KRW.
- Asuransi kesehatan sebesar 20.000 KRW per bulan.
- Hibah penyelesaian studi sebesar 100.000 KRW untuk mahasiswa yang balik ke negara asal.
Baca juga: Universitas Moestopo Siap Gelar Festival Film Amerika Latin Bareng Dubes Venezuela
Persyaratan Beasiswa
Beasiswa GKS-U
- Sehat secara mental dan fisik.
- Usia di bawah 25 tahun sebelum masuk kuliah.
- Telah selesai pendidikan dasar dan menengah.
- Memiliki IPK minimal 80% dari skala maksimal institusi.
Beasiswa GKS-G
- Usia di bawah 40 tahun sebelum masuk kuliah.
- Memiliki IPK minimal 80% dari skala maksimal institusi.
- Telah memiliki gelar sarjana untuk S2, dan magister untuk S3.
- Tidak pernah atau sedang studi di Korea pada jenjang yang sama.
Persyaratan Dokumen
- Formulir pendaftaran.
- Pernyataan pribadi (personal statement).
- Rencana studi (study plan).
- Surat rekomendasi dari dosen, pimpinan universitas, atau atasan di tempat kerja.
- Transkrip nilai dan ijazah.
Baca juga: Siswa SMA Se-Jawa Timur Jajal Serunya Dunia Digital Communication di Digicamp BINUS Malang
Cara Daftar Beasiswa GKS
Program beasiswa GKS bakal dibuka untuk tahun akademik 2026 pada bulan September 2025. Terdapat tiga jalur yang bisa kamu pilih, yaitu embassy track, university track, dan research track.
Embassy Track
Jalur pertama, pelamar wajib daftar melalui Kedutaan Korea Selatan yang ada di Indonesia. Lewat jalur ini, peserta bisa memilih tiga kampus sekaligus. Pada tahun 2025 ini, pemerintah Korea hanya menyiapkan kuota 30 orang untuk jalur ini.
University Track
Jalur kedua ada university track, dimana pelamar langsung daftar ke universitas yang ingin dituju di Korea Selatan. Untuk orang Indonesia, kuota jalur ini mencapai 68 orang.
Research Track
Terakhir ada research track, jalur khusus untuk para peneliti dan akademisi yang ingin meneliti di Korea Selatan. Jalur ini terbuka bagi peneliti yang institusi nya ingin kerja sama dengan kampus di Korea Selatan.
Buat kamu yang penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang studi di Korea, cek di https://www.studyinkorea.go.kr.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA