Rabu, 06 AGUSTUS 2025 • 10:47 WIB

Pengertian Novelty Penelitian untuk Skripsi dan Cara Menentukannya dengan Benar dan Tepat

Author

Ilustrasi tulisan Skripsi (kpi.ipmafa.ac.id)

INDOZONE.ID - Skripsi atau tugas akhir merupakan rintangan terberat dan terakhir yang wajib dilalui oleh mahasiswa

Ibaratnya, skripsi ini jadi raja terakhir sebelum kamu dinyatakan lulus sebagai sarjana. Namun, dalam pengerjaan skripsi tentunya tidak mudah. Ada banyak tahapan yang harus dilalui, gak jarang bikin mahasiswa bingung.

Salah satu hal yang sering buat mahasiswa bingung saat ingin menyusun skripsi adalah novelty atau unsur kebaruan. Novelty ini sering banget ditanyakan sama dosen saat ingin menyusun outline, biasanya sih di masa-masa awal bimbingan.

Baca juga: Realita Mahasiswa Semester Akhir, Momen Terberat dalam Kuliah Tapi Tak Terlupakan

Apa itu Novelty Penelitian?

Novelty adalah sebuah konsep yang menandai adanya unsur kebaruan dalam penelitian, dibandingkan dengan penelitian sebelumnya. Sederhananya, sebuah hal baru yang belum ada sebelumnya dan unik.

Terkadang, novelty ini dianggap sama seperti research gap, padahal berbeda. Research gap lebih fokus kepada kekosongan atau masalah yang belum terjawab di penelitian sebelumnya. Sementara novelty lebih fokus kepada pendekatan baru yang belum pernah dibahas atau eksplor. 

Jadi, research gap sebagai fondasi untuk penelitian lanjutan, yang selanjutnya ada penawaran baru dari peneliti sebagai novelty. 

Baca juga: Kembangkan Potensi Tanaman Obat Keluarga, Mahasiswa KKN Undip Latih Warga Bikin Teh Herbal

Cara Menentukan Novelty pada Skripsi

Lokasi Penelitian Berbeda

Dalam menyusun skripsi, bisa saja topik yang diangkat bisa sama dengan penelitian sebelumnya. Tapi kamu bisa mengubah lokasi penelitian, inilah sebagian novelty yang kamu ajukan dalam skripsi. Pada akhirnya, temuan atau hasil penelitian akan berbeda, karena lokasinya tidak sama. 

Perbedaan Metode Penelitian

Perbedaan metode penelitian itu penting banget dalam membuat skripsi. Kamu bisa tetap menggunakan topik yang sama, asal pendekatan metode penelitiannya berbeda. Misalnya, sebelum ada penelitian dengan metode survei, berarti kamu bisa menggunakan opsi lain seperti wawancara. 

Baca juga: Mahasiswa KKN Universitas Tidar Ciptakan SIBASMA di Desa Giriwetan

Teori Penelitian Berbeda

Teori menjadi unsur penting dalam sebuah penelitian. Karena akan membantu kamu untuk lebih mudah menjelaskan masalah yang diangkat. 

Walaupun masalahnya sama, hasilnya bisa saja berbeda karena kamu melihat dari teori atau sudut pandang lain. Sebab itu, teori yang berbeda juga bisa menjadi novelty dalam penelitian.

Lokasi Penelitian Belum Pernah Diteliti Sebelumnya

Kalau sebelumnya ada novelty karena lokasi penelitian yang berbeda, kali ini tempat penelitiannya belum pernah diteliti. Lokasi penelitian ini benar-benar baru pertama kali diteliti. Ini bisa menjadi alasan kuat novelty pada skripsi kamu. 

Baca juga: Ragam Varian Jamu Serbuk, Mahasiswa KKN Undip Berikan Pendampingan UMKM Jamu

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam menentukan novelty penelitian. Jangan sampai ketika membuat outline masih bingung apa novelty penelitian. Karena novelty ini juga bisa menjadi ciri khas dari masalah yang kamu angkat. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@goalsacademy_id, Library.umy.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU