INDOZONE.ID - Saat sibuk mencari beasiswa ke luar negeri, nama LPDP hampir selalu muncul di daftar rekomendasi.
Nah, buat kamu yang ngincar beasiswa LPDP, siap-siap ya. Mulai 2026 ada perubahan besar: jurusan dan kampus bukan lagi pilihan sendiri, tapi akan ditentukan langsung oleh pemerintah.
Fokus ke Bidang Strategis
Menurut pihak LPDP dan kementerian terkait, kebijakan ini diambil untuk menyelaraskan beasiswa dengan kebutuhan pembangunan nasional.
Baca juga: Tips Jitu Jawab Pertanyaan Basic saat Wawancara Beasiswa, Jangan Asal Cerita Panjang
Dengan kata lain, bidang yang akan didanai bakal lebih terfokus pada sektor-sektor penting seperti STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics), kesehatan, energi, pertahanan, digitalisasi, hingga industri manufaktur canggih.
Tujuannya? Untuk mencetak lulusan yang bukan hanya unggul di atas kertas, tapi juga relevan dengan kebutuhan bangsa.
Pemerintah berharap lulusan LPDP bisa berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.
Seleksi 2025 Masih Pakai Sistem Lama
Lalu bagaimana dengan seleksi yang sedang berjalan?
Baca juga: Couple Goals! Kisah Pasangan Hanin dan Kiki Raih Beasiswa LPDP di UK
Tenang, kebijakan baru ini baru berlaku 2026. Artinya, seleksi LPDP tahun 2025 masih menggunakan aturan lama.
Buat kamu yang menargetkan beasiswa LPDP di 2026, bukan berarti jalannya tertutup kok. Masih banyak cara buat persiapan.
1.Kenali Bidang Prioritas Pemerintah
LPDP akan terhubung langsung dengan pemerintah yang menargetkan pembangunan negara.
Jadi, pahami dulu sektor-sektor strategis yang sering jadi prioritas, seperti STEM, energi, kesehatan, atau digitalisasi.
Dengan begitu, kamu bisa merencanakan jurusan yang relevan dengan kebutuhan Indonesia.
Baca juga: Cara Membuat Esai Beasiswa S2 untuk Fresh Graduate dan Pekerja, Ternyata Punya Gaya Masing-Masing
2.Perkuat Skill Pendukung
Bukan cuma nilai akademik yang penting, tapi juga skill tambahan seperti riset, kemampuan analisis, komunikasi akademik, dan bahasa asing.
Soft skill ini bisa jadi pembeda yang membuatmu lebih unggul dibanding pendaftar lain.
3.Kumpulkan Dokumen Sejak Dini
Jangan tunggu mendekati deadline. Siapkan sertifikat bahasa, surat rekomendasi, dan esai motivasi jauh hari agar tidak terburu-buru dan hasilnya jadi lebih menyeluruh.
4.Ikuti Isu Nasional & Global
Program ini seringkali menguji wawasanmu soal kontribusi nyata, jadi perbanyak wawasan tentang energi, AI, kesehatan, dan pangan untuk seleksi substansi.
Pelajari dan pahami agar jawabanmu lebih kontekstual pada wawancara nanti.
5.Bangun Komitmen Pasca-Studi
LPDP menekankan kontribusi setelah lulus. Tulis rencana kontribusi konkret sesuai bidang yang akan kamu tekuni.
Mulailah menuliskan rencana konkret tentang bagaimana keahlianmu nanti bisa membantu pembangunan Indonesia sesuai bidang prioritas yang kamu pilih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@ussfeeds