INDOZONE.ID - Telat masuk kuliah atau gap year sering bikin mahasiswa merasa insecure. Bahkan saat melamar kerja pun, hal ini bisa jadi beban pikiran.
Ada banyak faktor atau keadaan yang membuat mahasiswa akhirnya mengambil gap year akademik.
Nah, kalau sudah punya “record” gap year, biasanya rasa percaya diri mahasiswa jadi turun dan performa di kampus juga ikut menurun.
Buat mahasiswa atau fresh graduate, hal ini sering jadi tantangan besar saat mulai cari magang atau kerja pertama.
Nah, kalau HRD menanyakan hal ini saat wawancara, apa yang sebaiknya kamu jawab?
Baca juga: 9 Rekomendasi Pekerjaan Sampingan buat Mahasiwa: Dapat Cuan Tambahan dan Gak Ganggu Kuliah
Mungkin pertanyaannya terasa menusuk, tapi tenang, kamu tetap bisa melewatinya dengan cerdas dan percaya diri.
Tips Menjawab Pertanyaan HRD saat Ditanya Aktivitas Selama Menganggur
Ini dia beberapa tips menjawab pertanyaan HRD yang bisa menunjukkan value-mu setelah gap year sekaligus menegaskan arah tujuan hidupmu.
1. Tunjukkan Inisiatif
"Saya menggunakan waktu tersebut untuk upgrade diri dengan mengasah skill desain dan belajar digital marketing. Ini jadi prioritas saya karena skill ini sangat dibutuhkan untuk bekerja di dunia media, khususnya di bagian konten."
Di masa jeda akademik, tunjukkan kalau kamu nggak hanya diam saja. Bukan karena malas, liburan berkepanjangan, atau pasrah. Sebaliknya, tunjukkan bahwa kamu punya inisiatif mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat.
2. Fokus pada Soft Skill dan Tanggung Jawab
"Selama periode itu, saya membantu usaha kecil keluarga di rumah. Dari sana saya belajar banyak, mulai dari melayani customer hingga manajemen waktu."
Ceritakan manfaat yang kamu dapat dari pengalaman tersebut. Soroti soft skill yang relevan untuk dunia kerja yang kamu tuju.
3. Tunjukkan Kepedulian dan Progres Diri
"Saya aktif ikut kegiatan sosial dan charity. Kadang juga bergabung dengan komunitas relawan, misalnya mengajar anak-anak membaca dan menulis. Kegiatan ini jadi pengingat sekaligus melatih empati dan kemampuan komunikasi saya."
Aktif di kegiatan sosial atau komunitas bisa menjadi nilai plus. Itu menandakan kamu peduli dengan lingkungan sekitar dan punya semangat mengembangkan diri.
Ingat, HRD nggak hanya melihat apa yang kamu lakukan, tapi juga mencari tahu:
Baca juga: Tips Jitu Jawab Pertanyaan Basic saat Wawancara Beasiswa, Jangan Asal Cerita Panjang
- Apakah kamu berkembang selama tidak bekerja?
- Apakah kamu bisa disiplin dan mengendalikan diri?
- Apa yang kamu pelajari dari masa jeda tersebut?
Jangan terpaku pada jawaban yang sekadar terdengar indah atau cerdas. Value sesungguhnya ada pada jawaban yang jujur, reflektif, dan relevan.
Kesimpulannya, gap year bukan masalah, asalkan kamu tetap berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@with.kosugi