Rabu, 10 SEPTEMBER 2025 • 17:20 WIB

Selamat! Ryan Adi Taufiqurrahman Mahasiswa UNAIR Bawa Pulang Best Presenter Award dari Malaysia

Author

Ryan Adi Taufiqurrahman Mahasiswa UNAIR (unair.ac.id)

INDOZONE.ID - Ryan Adi Taufiqurrahman, Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR), berhasil menorehkan prestasi internasional dengan ngebawa pulang penghargaan Best Presenter Award di ajang bergengsi i-IDeA™ 2025, The 6th International Science, Technology dan Engineering Conference (ISTEC) di Malaysia.

ISTEC dikenal sebagai salah satu konferensi ilmiah paling bergengsi di Asia. Banyak peneliti muda, akademisi, dan mahasiswa dari berbagai negara hadir untuk mempresentasikan ide-ide mereka.

Bahkan konferensi itu menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai universitas ternama di Asia dan Timur Tengah, di antaranya Universiti Brunei Darussalam, Universiti Malaysia Perlis, Universitas Syiah Kuala, Institut Teknologi Bandung, hingga King Abdulaziz University, Arab Saudi.

Baca juga: Selamat! Mahasiswa UGM Juara 1 Kompetisi Esai Nasional Bikin Karya Solar Tracker

Tema Integrating Knowledge for a Brighter Future, yang dibahas gak cuman teori, tapi solusi nyata dalam bidang sains, teknologi, dan rekayasa. Di tengah persaingan ketat itu, mahasiswa UNAIR tampil menonjol dengan kualitas riset dan gaya presentasi yang memikat.

Persiapan Matang, Menghantarkan Kemenangan

Ryan mempresentasikan penelitian berjudul Evaluation of Intan Room: A Revolutionary Artificial Incubation Device to Modify Sex Ratio in Olive Ridley Sea Turtle.

Teknologi yang bertujuan meningkatkan efektivitas penetasan telur penyu sekaligus mengontrol rasio jenis kelamin tukik, membuka peluang baru dalam bioteknologi konservasi laut. Dengan penelitian ini, Ryan berhasil mendapatkan penghargaan. 

Pencapaian ini gak datang secara instan. Ryan Mahasiswa FIKKIA UNAIR dikabarkan menjalani persiapan intensif, mulai dari begadang bersama tim, revisi presentasi hingga menit terakhir, sampai gladi resik untuk ngehadepin sesi tanya jawab.

Peran dosen pembimbing juga gak kalah penting dalam memastikan riset yang dibawa gak hanya solid secara akademik, tapi juga komunikatif ketika dipresentasikan di panggung internasional.

Kemenangan ini langsung mendapat sorotan di lingkungan kampus. Para dosen menyebut prestasi ini sebagai bukti nyata bahwa kualitas riset UNAIR mampu bersaing di tingkat global.

Baca juga: Inspiratif! Mahasiswa PMM UMM Inisiasi Pohon Cita-Cita & Scrapbook Literasi, Bekal Anak SD Menuju Masa Depan

Ucapan selamat pun berdatangan dari rekan-rekan mahasiswa, baik secara langsung maupun melalui media sosial kampus.

Gak hanya menambah daftar panjang prestasi, capaian ini juga makin mengukuhkan posisi UNAIR di peta pendidikan tinggi dunia.

Lebih dari itu, keberhasilan ini ngebuktiin bahwa semangat, konsistensi, dan kerja sama tim mampu membawa mahasiswa Indonesia bersinar di panggung internasional. 

Kisah ini bisa jadi inspirasi bagi kamu, supaya berani membawa ide-ide keluar dari ruang kelas dan menunjukkan kemampuan terbaikmu.

Kalau kamu yang diminta presentasi di konferensi internasional, lebih pilih tampil dengan data super detail atau gaya penyampaian yang bikin audiens terpesona?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unair.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU