INDOZONE.ID - Gimana rasanya penantian panjang setelah perjuangan sungguh-sungguh akhirnya berakhir? Rasanya lega. Tanpa sadar, emosi pun pecah begitu saja.
Inilah yang dirasakan seorang mahasiswa yang tengah ramai di media sosial. Momen itu diabadikan oleh salah seorang tim penguji sidang skripsi, @ridhokurniawan1489.
Video tersebut memperlihatkan seorang mahasiswa dengan almet hijau Universitas Muhammadiyah Buton (UMMUBA) yang tangis harunya pecah usai menandatangani lembar pengesahan skripsinya.
Baca juga: Viral! Dosen Pembimbing Buang Skripsi ke Lantai Bikin Mahasiswa Meradang, Reaksinya Tak Terduga
Bagaimana tidak? Mahasiswa bernama Iksan ini sudah melewati sidang skripsi sebanyak dua kali dan kini berada di semester 12. Walau hanya meraih nilai 71 dengan predikat B, ia tetap sangat bersyukur. Ia terus berjuang menuntaskan pendidikannya dengan penuh semangat.
Dalam salah satu komentar, dosen memberikan balasan bahwa penyebab Iksan sulit lulus adalah kurangnya pemahaman mendalam terhadap materi skripsinya.
Baca juga: Mahasiswa UM Lulus Tanpa Skripsi, Risetnya Tembus Oxford University Press!
Iksan kemudian berpesan agar semangat yang ia bawa juga dimiliki para pejuang skripsi di luar sana. Menurutnya, sebesar apa pun masalah yang datang entah biaya, waktu, atau hambatan lainnya, jangan pernah menyerah.
“Semangatlah, percayalah pada Tuhan yang akan mengurus segalanya,” ucapnya dengan penuh rasa syukur.
Kisahnya mengundang banyak apresiasi warganet. Banyak yang memberi selamat atas perjuangannya, sekaligus menyoroti kegagalannya yang berbuah manis.
Baca juga: Inspiratif! Deva Ale, Mahasiswi ITB Stikom Ambon Presentasi Skripsi Pakai Bahasa Isyarat
"Kegagalan adalah awal dari kesuksesan. Saya pun dulu sempat ‘diluluskan’, bahkan wisuda rasanya seperti ‘cuci gudang’. Tapi ternyata itu memang ‘my timing’. Setelah itu, saya justru mendapat pekerjaan yang sangat diimpikan banyak orang pintar.”
“Di balik dua kegagalan besarnya sebelumnya, ada satu pelajaran berharga yang bisa saya petik: dia tidak mudah menyerah. Banyak orang justru mundur bahkan sebelum mulai mengerjakan skripsi. Calon orang sukses adalah mereka yang pantang menyerah.”
Baca juga: Lulus Jalur Skripsi atau Publikasi: Apa Sih Bedanya? Mana yang Lebih Mudah
“Alhamdulillah, akhirnya bisa lulus skripsi setelah berjuang dua kali ujian. Perjuanganmu terbayar sudah. Selamat, Mas Iksan!"
Meski gagal dua kali, sikap Iksan justru jadi sorotan. Ia menunjukkan keteguhan luar biasa: tidak menyerah dan tidak lari dari masalah.
Kelulusan yang tertunda bukan berarti takdir seseorang berubah, melainkan bagian dari proses belajar. Gagal pertama jadi acuan, gagal kedua jadi proses menuju kesempurnaan. Selamat, Iksan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TikTok @ridhokurniawan1489