Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 13:27 WIB

Lupakan IPK Sesaat! Ini 4 Pilar yang Bikin Mahasiswa Benar-Benar Diingat: Dari Skill sampai Karya Abadi

Author

Ilustrasi magang untuk pengalaman (freepik)

INDOZONE.ID - Punya IPK tinggi memang bikin bangga, tapi jangan buru-buru merasa aman. Banyak mahasiswa terlena sama nilai bagus, padahal sukses nggak ditentukan angka di transkrip.

Ada yang pintar akademis tapi belum tentu jadi apa-apa, ada juga yang punya pengalaman tapi gagal karena ego.

Nah, di balik dunia kampus yang sering ngasih label “unggul akademis” atau “kurang menonjol secara akademis” lewat IPK, ada hal lain yang jauh lebih penting: karya, pengalaman, dan kredibilitas. Yuk, cek poin berikut biar nggak kejebak mindset yang hanya fokus soal IPK.

Baca juga: Lulus Cepat 3 Tahun! Kunci Kalahkan Si Pintar Santai dengan Grit dari Alumni PhD University of Bristol

1. Kurang Menonjol Akademis = Belum Tentu Gagal, Pintar Akademis = Belum Tentu Sukses

Nilai di kampus memang penting, tapi bukan jaminan hidupmu sukses atau gagal. Ada banyak orang yang nilainya biasa saja, tapi sukses besar karena pengalaman dan kerja kerasnya. Begitu juga sebaliknya, pintar akademis bukan berarti otomatis hidup jadi lancar.

2. IPK Tinggi + Pengalaman Rendah = Nggak Jadi Apa-Apa

IPK bisa menunjukkan kemampuan belajarmu, tapi kalau tanpa pengalaman nyata, pengetahuanmu hanya berhenti di teori. Sebaliknya, IPK rendah tapi punya pengalaman tinggi bisa membuka banyak peluang.

Baca juga: Inflasi IPK Nyata! “Harga” IPK 4.0 Kini Hanya Tiket Masuk Kerja

Dunia kerja lebih menghargai apa yang sudah pernah kamu lakukan, bukan sekadar angka di transkrip nilai.

3. IPK Tinggi + Pengalaman Tinggi + Ego Besar = Tetap Nggak Jadi Apa-Apa

Kombinasi nilai dan pengalaman memang bagus, tapi kalau ego nggak bisa dikendalikan, semuanya percuma. Dunia profesional menuntut kolaborasi dan sikap rendah hati.

Jadi, selain pintar dan berpengalaman, kamu juga perlu mengasah soft skill seperti komunikasi, kerja sama, dan manajemen diri.

Baca juga: 5 Kegiatan Volunteer untuk Mahasiswa, Wajib Coba Salah Satunya buat Tambah Pengalaman

4. Orang Diingat Karena Karya

Pada akhirnya, yang benar-benar abadi adalah karya. Nilai bisa hilang, jabatan bisa berganti, tapi karya akan tetap dikenang. Tulisan, misalnya, bisa menjadi warisan yang dibaca generasi berikutnya.

Tapi untuk bisa menghasilkan karya yang dipercaya, kamu butuh kredibilitas. Dan salah satu cara membangunnya adalah lewat pendidikan.

Jadi, nggak ada yang lebih penting antara IPK, pengalaman, dan pendidikan. Semuanya harus berjalan beriringan. Yang terpenting, pastikan kamu meninggalkan karya yang bermanfaat, karena itulah yang akan membuatmu diingat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan Penulis

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU