Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 11:12 WIB

Dosen BINUS Jadi Pembicara di Konferensi Game Internasional Bareng PlayStation di Malaysia!

Author

Event Level Up KL 2025 (Instagram/@binusgat)

INDOZONE.ID - Francisco Maruli Panggabean, S.Kom., M.T.I., dosen Universitas Bina Nusantara (BINUS) berhasil menorehkan prestasi di kancah internasional, dengan menjadi pembicara pada konferensi game internasional Level Up KL 2025 di Malaysia.

Event bergengsi yang berlangsung pada 6 sampai 9 Oktober 2025 ini diselenggarakan oleh Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC) dan dikenal sebagai konferensi pengembang game terbesar di Asia Tenggara. 

Baca juga: Dari Tambak ke Teknologi: Kisah Dosen BINUS yang Ubah Inovasi Lokal Jadi Dampak Global

Menariknya, konferensi ini juga menghadirkan para pelaku industri global, termasuk perwakilan dari PlayStation, merek konsol game paling populer di dunia.

Membawa Perspektif Pendidikan Game Indonesia ke Dunia

Dalam kesempatan itu, Francisco menjadi pembicara pada panel diskusi bertema “Game Education for the Next Generation: Technology, Pedagogy and Psychology.”

Topik ini membahas bagaimana pendidikan di bidang game development perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, pendekatan pembelajaran kreatif, dan pemahaman psikologi pemain.

Partisipasi BINUS di ajang ini bukan hanya bentuk pengakuan atas kualitas akademiknya, tapi menunjukkan kalau pendidikan teknologi dan game di Indonesia sudah sejajar dengan standar global. 

Di hadapan para developer internasional, akademisi, dan profesional industri, kehadiran dosen BINUS menjadi representasi kalau talenta digital Indonesia siap bersaing di level dunia.

Tentang LEVEL UP KL 2025

LEVEL UP KL adalah ajang tahunan yang mempertemukan ribuan peserta dari berbagai negara di kawasan Asia dan dunia. 

Acara ini mencakup konferensi, pameran, sesi diskusi, hingga kompetisi game showcase yang menampilkan karya inovatif dari para pengembang game muda.

Tahun ini, fokus utama Level Up KL adalah pada kolaborasi lintas sektor antara pendidikan, teknologi, dan industri hiburan interaktif. 

Kehadiran akademisi seperti Francisco Panggabean memberi warna baru pada diskusi yang biasanya didominasi oleh pelaku industri komersial.

Dampak untuk Dunia Kampus

Keterlibatan BINUS University di ajang internasional ini menjadi langkah penting untuk memperluas jaringan kolaborasi global, khususnya bagi mahasiswa jurusan Game Application and Technology (GAT). 

Melalui hubungan yang terjalin dengan perusahaan seperti PlayStation dan pengembang lain di kawasan ASEAN, mahasiswa berpeluang mendapatkan akses pada program magang (internship), riset bersama, hingga pertukaran pengetahuan industri.

Kini pemikiran dan inovasi akademisi tanah air sudah dibicarakan di panggung global bersama raksasa industri seperti PlayStation.

Baca juga: Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa UGM Ciptakan Alat Deteksi Ergonomi Berbasis AI

Artinya masa depan game development gak hanya milik mereka yang bekerja di studio besar, tapi juga lahir dari ruang kuliah, dari ide-ide mahasiswa dan dosen yang terus berkembang.

Jadi, buat kamu yang bercita-cita jadi game developer atau kreator digital, inilah saatnya kamu berusaha sebaik mungkin untuk merealisasikan ide-idemu, karena semakin banyak peluang yang akan terbuka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@binusgat

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU