Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 19:27 WIB

Jalan Pintas Menuju Petaka Akademik, 4 Dampak Negatif Pakai Joki Tugas yang Wajib Mahasiswa Tahu!

Author

Ilustrasi mahasiswa sedang berpikir (Freepik)

INDOZONE.ID – Bagi sebagian mahasiswa, layanan joki tugas mungkin terlihat menggiurkan sebagai jalan pintas untuk mendapatkan nilai bagus.

Namun, sangat penting untuk memahami kelemahan fatal yang ditimbulkan ketika mahasiswa menggunakan layanan joki tugas.

Berikut empat dampak negatif yang harus kamu pertimbangkan sebagai mahasiswa mahasiswa sebelum menggunakan layanan ini. 

4 Dampak Negatif Joki Tugas yang Wajib Mahasiswa Tahu!

Baca juga: Dikasih Tugas Presentasi? Ini 5 Tips yang Harus Mahasiswa Kuasai

1. Pemborosan Uang

Salah satu utama memesan joki tugas adalah pemborosan uang. Mahasiswa yang rutin menggunakan layanan ini, akan mengeluarkan banyak biaya untuk membayar penyedia joki.

Bahkan, dalam satu bulan, seorang mahasiswa dapat mengeluarkan uang sebanyak Rp1 juta jika sering menggunakan layanan joki.

Uang yang seharusnya bisa digunakan untuk kebutuhan kuliah, jajan, atau bahkan investasi masa depan, malah terbuang untuk layanan yang seharusnya bisa dikerjakan secara mandiri. 

Baca juga: Intip Drama Biaya Toga di 6 Kampus Top Indonesia: Gratis, Beli atau Uang Jaminan?

2. Kecerdasan IQ Menjadi Tumpul

Mahasiswa yang sering memesan layanan joki dan tidak berlatih untuk memecahkan masalah sendiri, dapat membuat kecerdasan IQ menjadi tumpul.

Jika penyedia layanan tidak memberikan fasilitas, seperti kursus gratis atau pemberitahuan rinci tentang cara menjawab soal tugas, potensi kemampuan kognitif mahasiswa akan berkurang.

Otak yang tidak dibiasakan untuk berpikir keras dalam memecahkan masalah, mengakibatkan kemampuan berpikir kritis semakin menurun. 

Baca juga: Mengharukan! Alumni FEB UGM Angkatan 1995 Serahkan 18 Laptop untuk Mahasiswa sebagai Fasilitas Belajar

3. Risiko Tinggi Ketahuan Dosen

Di era yang semakin canggih, dosen punya peluang besar untuk menghetahui mahasiswa yang memesan joki tugas.

Adanya teknologi pengecekan plagiarisme, semakin mempermudah pengawasan akademik, kecurigaan bahkan bisa akurat jika mahasiswa kesulitan menjelaskan tugasnya secara langsung saat diminta dosen.

Kontras ini perbedaan antara hasil pengerjaan tugas yang sangat bagus dengan kemampuan presentasi lemah, dapat menjadi bukti kuat bahwa tugas tersebut bukan hasil kerja mandiri.

Baca juga: Dosen FK UB Raih Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Domy Brush Suction

4. Keterampilan Akademik Menjadi Lemah

Mahasiswa yang menggunakan layanan ini, biasanya malas berlatih dalam menyelesaikan tugas secara mandiri sehingga keterampilan akademiknya menjadi lemah.

Kemampuan ini sangat krusial, terutama saat mahasiswa mendapatkan tugas yang berkaitan dengan proyek, seperti membuat aplikasi atau menciptakan karya ilmiah.

Jika mahasiswa terus mengandalkan joki, mereka akan lulus tanpa memiliki keahlian praktis yang diperlukan di dunia kerja. Sebab, mereka tidak berlatih menyelesaikan tantangan secara mandiri.

Itulah empat dampak negatif menggunakan joki tugas bagi mahasiswa. Jangan korbankan kecerdasan kamu, untuk kemudahan sesaat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Asistentugas.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU