Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 17:20 WIB

Bukan Sekadar Pameran, Sinestesia 8 Unesa Jadi Ruang Apresiasi Desain Global dan Kolaborasi Lintas Negara

Author

Pameran DKV Unesa (unesa.ac.id)

INDOZONE.ID – Program Studi S-1 Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar pameran desain internasional bertajuk Sinestesia 8: Piece by Piece.

Acara berlangsung di AJBS Home Centre Surabaya pada 22–23 November 2025, dan memamerkan sebanyak 134 karya kreatif mahasiswa dari 6 negara berbeda. 

Baca juga: Jurusan Unik! Undana Pamer Karya Mahasiswa Teknik Tenun Ikat di IPACS 2025

Sinestesia 8 sukses menarik perhatian dengan hadirnya kreator dari Indonesia, India, Prancis, Mesir, Inggris, dan Amerika Serikat.

Partisipasi tersebut menegaskan jejaring kreatif mahasiswa DKV Unesa yang semakin terbuka, memberikan ruang apresiasi global bagi karya-karya mereka.

Setiap karya yang dipajang lahir dari potongan proses yang berbeda; eksplorasi ide, eksperimen visual, hingga penyempurnaan teknik, yang kemudian menyatu menjadi karya final yang berkarakter.

“Malalui kegiatan tahunan ini, kami ingin menegaskan bahwa kreativitas bukanlah produk instan, melainkan rangkaian proses,” ujar ketua pelaksana, Clarina Vibi Eka Pratiwi. 

Baca juga: LSPR Kukuhkan Jadi Kampus Global dalam Perayaan Wisuda 2025

Meskipun berskala global, karya-karya mahasiswa Unesa tetap menjadi pusat perhatian.

Karya yang dipamerkan mencerminkan luasnya eksplorasi visual meliputi digital imaging, ilustrasi, fotografi, videografi, hingga proyek tugas besar seperti Nirmana (2D & 3D), estetika, dan sejarah desain.

Koordinator Prodi S-1 DKV, Marsudi, mencatat adanya peningkatan pada kualitas karyayang menunjukkan kesiapan mahasiswa DKV untuk bersaing di level global.

“Ada peningkatan pada kualitas karya, keragaman medium, dan partisipasi internasional. Ini menunjukkan kesiapan mahasiswa DKV untuk bersaing di level global,” ujarnya. 

Baca juga: Menuju World Class Faculty, FIB Undip Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Universitas Kebangsaan Malaysia

Wakil Rektor I Unesa, Martadi, menekankan bahwa Sinestesia bukan hanya sekadar ajang unjuk karya, melainkan ruang pembelajaran kreatif yang menumbuhkan kedewasaan berpikir.

“Kreativitas itu bertumbuh, bukan instan. Setiap karya di Sinestesia adalah hasil perjalanan piece by pieceyang mencerminkan keberanian mahasiswa dalam mengekspresikan diri,” tegasnya.

Beliau juga menyoroti pentingnya penguatan program teaching factory agar karya mahasiswa tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dapat diproduksi, digunakan, bahkan dipasarkan. 

Baca juga: Mahasiswa Bisnis Kreatif UNPAR Sabet Juara 2 Story Telling di English Fest 2025

Martadi berharap Unesa ke depan memiliki merchandise resmi yang berasal dari karya mahasiswa dan memberikan royalti kepada penciptanya.

Sinestesia 8 diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas negara, wadah apresiasi desain, sekaligus panggung mahasiswa untuk memperkuat jati diri visual mereka dan mengambil peran dalam ekosistem desain global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unesa.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU