Kamis, 18 DESEMBER 2025 • 14:41 WIB

Pusing Karena Skripsi Kena Plagiat? Berikut 6 Tips untuk Menghindarinya

Author

Ilustrasi mahasiswa sedang skripsi (Freepik)

INDOZONE.ID - Plagiarisme merupakan hal paling dihindari ketika sedang menyusun skripsi, baik sengaja maupun tidak disengaja.

Tindakan plagiarisme adalah praktek kejahatan pelanggaran hak cipta, sehingga sangat fatal jika dilakukan oleh mahasiswa, dosen, atau tenaga kependidikan. Jika terus dilakukan dan ketahuan, orang yang plagiat akan terkena sanksi.

Setiap kampus memiliki standar plagiarisme, tapi secara umum berdasarkan ketentuan kementerian yaitu maksimal 25 persen.

Dalam menghindari plagiarisme memang seringkali tricky, bisa saja yang sudah kamu parafrase masih terdeteksi plagiat. 

Oleh karena itu, sebagai mahasiswa yang sedang menyusun skripsi penting banget untuk tahu tips menghindarinya. Bukan sekadar formalitas, melainkan untuk membuktikan bahwa penelitian kamu bersifat original.

Baca juga: Sama-sama Punya Fakultas Kedokteran, Mana yang Lebih Unggul Antara IPB dan UPI?

6 Tips Menghindari Plagiarisme

1. Parafrase

Langkah pertama yang paling mudah untuk menghindari plagiarisme adalah parafrase. Kamu perlu merubah penyusunan kalimat yang akan ditulis tanpa merubah makna atua gagasan isinya.

Ini merupakan cara paling mudah dan pertama untuk dilakukan saat mengutip dari sumber lain.

2. Memasukkan Sitasi

Penggunaan referensi atau sumber sebagai rujukan dalam skripsi itu penting banget, karena berfungsi untuk memperkuat penelitian yang sedang dikerjakan. Namun, penulis wajib mencantumkan sitasi dalam setiap argumen atau sejenisnya.

Ini juga berlaku untuk kamu yang melakukan parafrase, selama apa yang kamu tulis tersebut mirip atau tidaknya dari sumber lain.

Baca juga: Tim Unair Sukses Bantu Kelahiran Bayi di Aceh Tamiang Meski Minim Listrik dan Alat

3. Lakukan Interpretasi

Untuk memperkuat gagasan yang disampaikan penulis, cobalah lakukan interpretasi sumber lain untuk bahan pembanding. Ibaratnya, jika terdapat penulis berargumen pro, maka hadirkan argumen kontra dari gagasan tersebut.

Cara ini memang agak rumit karena harus mencari detail sumber yang berbeda tersebut. Sebab itu, banyak orang yang melakukan hanya seperlunya saja supaya tidak keluar dari konteks penelitian.

4. Banyak Baca Tentang Topik yang Diangkat

Banyak orang melakukan plagiarisme karena sudah bingung mau nulis apa lagi dalam penelitiannya atau sedang stuck. Untuk menghindari hal ini, kamu bisa banyak membaca mengenai topik yang diangkat.

Bacaan tersebut akan memperkaya pemahaman dan kosakata, sehingga kamu akan lebih mudah menyampaikan ide. Kamu bisa baca dari jurnal, berita, buku, atau lainnya, asalkan sumber tersebut bisa dipertanggungjawabkan.

Baca juga: 6 Peran Edukatif Mahasiswa sebagai Garda Terdepan Pembangunan Berkelanjutan

5. Ganti Bagian Tertentu dengan Gambar

Cara selanjutnya untuk menghindari plagiarisme yaitu mengganti bagian tertentu dengan gambar. Misalnya, ada sebuah tabel yang terdeteksi plagiat, cobalah ganti format tabelnya atau ubah menjadi gambar.

6. Lakukan Cek Plagiarisme

Sebelum mengumpulkan draft skripsi kamu, wajib hukumnya untuk turnitin atau plagiarisme dahulu. Layanan ini bisa bantu kamu mengidentifikasi bagian mana saja yang terdeteksi plagiat.

 Biasanya setiap kampus memiliki layanan ini, cobalah untuk tanya ke staf prodi untuk memanfaatkannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Teknik.unpas.ac.id, Editage.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU