Minggu, 25 JANUARI 2026 • 07:45 WIB

Matematika Rasa Kuliner! Mahasiswa UNNES Ciptakan E-Komik COMA Berbasis Kearifan Lokal Semarang

Author

COMA, E-Komik Kuliner Semarang inovasi mahasiswa Unnes (unnes.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) meluncurkan inovasi kreatif untuk membantu siswa memahami matematika dengan cara yang menyenangkan.

Tim dari Program Studi Pendidikan Matematika mengembangkan media pembelajaran berbasis digital bernama COMA (Comic Mathematics). 

Baca juga: Mahasiswa UNNES Ciptakan Alat Peraga Matematika Khusus untuk Siswa Disabilitas

Tim terdiri dari empat mahasiswa, yaitu Hayu Dhiya Rahmadhani, Aulia Faiqoh, Khansa’ Hanun Nabilah, dan Riska Marselina, di bawah bimbingan dosen Adi Satrio Ardiansyah, M.Pd..

Mereka memanfaatkan teknologi Articulate Storyline untuk mengubah materi matematika yang sering dianggap sulit menjadi e-komik interaktif yang modern dan mudah diakses secara digital.

Tujuan utama dari pengembangan COMA adalah untuk mengasah kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika melalui alur cerita yang menarik.

Namun, yang membuat media ini unik adalah pengangkatan kearifan lokal Semarang sebagai tema utama ceritanya.

Baca juga: Teknologi Ultrafiltrasi UNDIP, Solusi Canggih Atasi Krisis Air Bersih di Lokasi Bencana Padang

Dalam setiap bagian komik, siswa diajak menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan kuliner khas, seperti lumpia rebung, soto bangkong, wingko babat, babat gongso, hingga tahu petis.

Pendekatan yang digunakan membuat siswa lebih mudah membayangkan situasi dalam soal karena konteksnya sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Inovasi tersebut telah diuji coba di SMP Negeri 9 Semarang. Hasilnya, suasana belajar menjadi lebih hidup karena siswa merasa sedang menikmati sebuah cerita daripada sekadar menghafal rumus atau angka.

Hal ini terbukti mampu meningkatkan keaktifan serta kepercayaan diri siswa saat menghadapi tantangan matematika. 

Baca juga: Kabar Gembira! PIP 2026 Kembali Hadir, Siswa SD hingga SMA Bisa Dapat Bantuan Pendidikan

Selain mendukung pendidikan berkualitas (SDG 4), proyek COMA juga berkontribusi pada pengembangan inovasi teknologi (SDG 9) dan pelestarian budaya lokal (SDG 11).

Melalui inovasi tersebut, kekayaan daerah Semarang tetap diperkenalkan kepada generasi muda di tengah kemajuan zaman.

Tim berharap COMA bisa menjadi solusi praktis dalam pembelajaran di sekolah serta menginspirasi munculnya media edukasi lain yang menggabungkan teknologi dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unnes.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU