Kamis, 29 JANUARI 2026 • 18:46 WIB

Peminat Membludak hingga 2032, Berikut Profil dan Sistem Pendidikan SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta

Author

SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta (sdmuhsapen-yog.sch.id)

    INDOZONE.ID - SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan yang konsisten menghadirkan pendidikan berkualitas berlandaskan nilai keislaman, akademik, dan karakter.

    Berdiri sejak 1976, sekolah ini memiliki sejarah panjang dalam mencetak generasi berprestasi, melalui sistem pendidikan yang terpadu dan dinamis terhadap perkembangan zaman.

    Simak profil SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta, lengkap dengan sejarah berdirinya, sistem pendidikan yang dijalankan, rencana pengembangan, dan juga segelintir prestasi yang pernah diraih.

    Profil SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta

    Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta ini merupakan salah satu institusi pendidikan yang berada di bawah naungan langsung Persyarikatan Muhammadiyah. 

    Baca juga: Di Forum Internasional, Dosen dan Mahasiswa Kimia UB Borong Penghargaan MJIC 2026 di Malaysia

    Sekolah satu ini dikenal sebagai institusi pendidikan yang memiliki keunggalan di kurikulumnya dengan menggabungkan nilai keislaman, keilmuan, dan kemodernan.

    Kurikulum tersebut hadir sebagai jembatan bagi para siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan unggul dalam berdaya saing tanpa harus menyampingkan ilmu agama.

    SD Muhammadiyah Sapen juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang dan lingkungan belajar yang kondusif. Para peserta didik pun ditawari dengan berbagai pilhan ekstrakurikuler bervariasi, untuk membantunya dalam mengembangkan bakat dan potensi secara optimal.

    Dengan mengikuti perkembangan zaman yang cepat, SD Muhammadiyah Sapen akan terus berinovasi dalam mengembangkan kurirkulum pembelajar dengan memanfaatkan teknologi pendidikan.

    Salah satu sudut di SD Muhammadiyah Sapen (sdmuhsapen-yog.sch.id)

    Baca juga: D-DART Undip Gandeng FK USK untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

    Sejarah SD Muhammadiyah Sapen

    Sekolah yang didirikan pada 1976 ini, lahir dari kebutuhan masyarakat sekitar akan pendidikan bermutu, terjangkau, dan berfokus pada pembentukan karakter. 

    Di sisi lain, sekolah ini menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. 

    Pendekatan tersebut diyakini mampu menciptakan lingkungan belajar yang seimbang antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangan aspek emosional siswa.

    Seiring berjalannya waktu, SD Muhammadiyah Sapen juga akan terus mengembangkan kurikulum dan fasilitas pendukung agar dapat membantu proses pembelajaran terus relevan dengan perkembangan zaman.

    Baca juga: Keren! Mahasiswa UGM Menjuarai Global Sustainability Challenge di China Berkat Platform Kebencanaan

    Beberapa fasilitas di sekolah merupakan hasil dukungan dari masyarakat sekitar dan juga pemerintah setempat.

    Seluruh upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen SD Sapen dalam menjaga kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

    Sistem Pendidikan di SD Muhammadiyah Sapen

    Kurikulum yang dijalankan oleh SD Muhammadiyah Sapen merupakan gabungan antara Kurikulum Nasional Indonesia di mana di dalamnya didukung oleh nilai-nilai Islam, pendidikan karakter, pembentukan sikap spiritual dan sosial, serta program unggulan dalam bidang sains, digital, dan bahasa 

    Kurikulum Nasional diterapkan melalui berbagai mata pelajaran umum, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan lainnya. Selain itu, peserta didik akan dibentuk dengan nilai dan visi pendidikan Muhammadiyah.

    Baca juga: Angkat Isu Geopolitik yang Kerap Terjadi di Bali, Tiga Mahasiswa Unair Raih Juara 1 Lomba Karya Tulis Nasional

    Selain Kurikulum Nasional, SD Muhammadiyah Sapen juga mengadirkan program unggulan yang dapat mendukung kemampuan spesifik peserta didik.

    Salah satu program tersebut ialah Kelas CIMIPA (Cerdas Istimewa Matematika dan IPA) yang dikemas khusus untuk peserta didik dengan bakat di bidang sains dan bahasa Inggris.

    Sementara itu, Program Kelas Digital juga hadir sebagai wadah bagi peserta didik untuk mengasah ketrampilan di bidang coding, AI, dan robotik.

    Rencana Pengembangan SD Muhammadiyah Sapen

    Di masa yang akan mendatang, pimpinan Muhammadiyah akan melakukan perluasan fasilitas untuk mendukung proses mengajar dengan memperkenalkan Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS). 

    Kehadiran MSUS nanti diharapkan dapat menambah bangku kelas agar lebih banyak peserta didik yang dapat mengenyam pendidikan di sekolah ini, serta memperkuat identitas MSUS sebagai institusi pendidikan yang unggul di pendidikan karakter dan akademik.

    Selain itu, pihak sekolah juga menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga pendidik agar lebih kompeten.

    Tenaga pendidik SD Muhammadiyah Sapen diarahkan untuk mengenyam pendidikan S2 di UNY dengan fokus ilmu Pendidikan Dasar.

    Baca juga: Unjuk Bakat di Balik Lensa, Mahasiswi BSA UAD Juara 1 Fotografi PEKSIMUDA 2026

    Prestasi Gemilang yang Diraih SD Muhammadiyah Sapen

    Berkat kurikulum, fasilitas pendidikan, dan tenaga pendidik yang sangat memadai, tak heran, SD Muhammadiyah Sapen berhasil mengantongi berbagai prestasi gemilang yang meliputi:

    • Nilai ASPD Tertinggi se-Kota Yogyakarta (meraih nilai rata-rata tertinggi 259,20 dalam Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah jenjang SD di Yogyakarta);
    • 23 Medali Olimpiade Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris (OMNAS) Tingkat Nasional 2025;
    • 5 Medali di International Young Inventors Award IID-INNOPA 2025;
    • 10 Medali di ASEAN Innovative Science, Environmental, and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2025;
    • 7 medali emas di I2ASPO 2025;
    • Apresiasi dari Kemdikbudristek sebagai sekolah dengan prestasi terbanyak sepanjang 2020-2022.

    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

    Sumber: Fip.uny.ac.id, Sdmuhsapen-yog.sch.id

    TERPOPULER
    TAG POPULER
    BERITA TERKAIT
    BERITA TERBARU