Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 09:40 WIB

Bawa Pulang Medali Emas, Mahasiswa FIB Unair Unjuk Potensinya via Pencak Silat Surakarta Open Competition

Author

Selvia Dwi Putri Fatimah, mahasiswi Sastra Inggris Unair membawa pulang medali emas pencak silat Surakarta Open Competition 1 (fib.unair.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Airlangga, Selvia Dwi Putri Fatimah, jadi juara 1 Surakarta Open Competition 1. Ia membawa pulang medali emas pencak silat melalui kategori Solo Kreatif Putri Dewasa.

Pehelatan kompetisi tersebut digelar di GOR Indoor Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Surakarta, 17-19 Oktober 2025.

Silvia mempersiapkan diri dengan matang untuk mengikuti kompetisi itu. Walaupun rentan waktu persiapan dengan lomba terbilang singkat, ia yakin untuk tampil maksimal di perlombaan tersebut.

Sudah ada bekal karena sebelumnya mengikuti kejuaraan di Probolinggo,” tuturnya.

Baca juga: Tingkatkan K3 UMKM Kayu, Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Buku Saku dan Safety Sticker

Setelah mendengar informasi mengenai lomba tersebut, Silvia langsung antusias dan bersemangat. Apalagi, ajang ini merupakan kesempatan emas baginya untuk mengasah kemampuan di bidang pencak silat lebih dalam lagi.

Silvia telah menggeluti dunia pencak silat sejak duduk di bangku kelas 8 SMP. Semasa kuliah, ia tak mau membuang-buang waktu dan kesempatan, sehingga bergabung ke dalam Unit Kegiatan Mahasisiswa (UKM) Perisai Diri Unair yang berfokus pada pencak silat.

Berawal dari sebuah ajakan, saya diminta untuk menjadi perwakilan UKM Perisai Diri di suatu pertandingan,” jelasnya.

Motivasi dan dedikasi yang tinggi selama menjadi anggota UKM Perisai Diri, membuatnya terpilih menjadi pengurus aktif. 

Berkat dukungan semuanya, saya termotivasi untuk mengikuti Surakarta Open Competition 1,” tambahnya.

Baca juga: Jangan Tertukar! Ini Perbedaan Sempro, Kompre, Semhas, dan Yudisium

Capaian prestasinya di kancah nasional itu, turut memberikan kebanggan bagi FIB.

Prestasi ini sebagai representasi kualitas mahasiswa FIB UNAIR yang mampu berprestasi aktif di bidang non akademik,” tuturnya.

Menurutnya, porsi non-akademik dan akademik yang seimbang tak akan mengganggu jalannya kegiatan akademik sehari-hari.

Saya terbiasa melakukan sesuatu dengan alur waktu yang jelas,” tegasnya.

"Manajemen waktu tentu ikut berperan dalam hal ini. Awalnya sangat tidak mudah, tetapi secara perlahan itu bisa menjadi kebiasaan saya,” lanjut Silvia.

Baca juga: Beda dari yang Lain! UMY Luncurkan Program Disabilitas Berbasis Terapi Berkuda

Silvia berharap, prestasinya ini membuat mahasiswa lain termotivasi untuk percaya diri dalam mencari potensi diri masing-masing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Fib.unair.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU