INDOZONE.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) secara resmi mengumumkan kesiapannya dalam menyambut calon mahasiswa melalui Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026.
Dalam acara Media Strategic Forum yang digelar di Harris Hotel & Conventions Surabaya, ITS memaparkan rencana untuk menjaring sebanyak 7.160 mahasiswa baru guna mengisi kursi di program Sarjana (S1) dan Vokasi (D4).
Baca juga: Belum Lulus S1, Dua Mahasiswa Unsoed Sudah Diterima S2 di University of Toyama Jepang!
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Prof. Nurul Widiastuti, menjelaskan bahwa skema penerimaan tahun ini terdiri dari tiga jalur utama yang dapat dipilih oleh para calon mahasiswa.
Jalur tersebut meliputi Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), serta jalur seleksi mandiri yang dikelola langsung oleh kampus.
Untuk pembagian daya tampung, ITS menyediakan porsi yang cukup besar pada setiap jalurnya. Jalur SNBP memiliki kuota sebanyak 1.639 kursi, sementara jalur SNBT menyediakan 2.503 kursi.
Adapun porsi terbesar berada pada seleksi mandiri dengan total daya tampung mencapai 3.018 kursi.
Baca juga: SNBP, SNBT, atau Mandiri? Kenali Perbedaan dan Cara Lolos Perguruan Tinggi
Selain program reguler, ITS juga menawarkan International Undergraduate Program (IUP) bagi siswa yang mengincar eksposur internasional dengan kapasitas 380 kursi.
Khusus untuk seleksi mandiri, ITS menghadirkan dua kategori berbeda, yaitu SMITS FLAT dan SMITS ACE.
SMITS FLAT merupakan jalur yang memberikan apresiasi terhadap prestasi akademik maupun non-akademik siswa serta nilai rapor. Pendaftarannya dijadwalkan mulai 21 April hingga 6 Mei 2026.
Sementara itu, SMITS ACE lebih berfokus pada hasil ujian tulis berbasis komputer yang dilaksanakan secara langsung di kampus ITS pada 12 Mei hingga 3 Juni 2026.
Baca juga: Mahasiswa UIN Alauddin Kembali Ukir Prestasi, Raih Juara I KTIQ di MTQ Selayar
Tak hanya fokus pada seleksi, ITS juga menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan inklusif melalui penyediaan berbagai skema beasiswa.
Salah satu program unggulannya adalah Beasiswa Garuda, yang memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa program joint degree maupun double degree untuk berkuliah di mitra kampus ternama di luar negeri.
Bagi calon mahasiswa pascasarjana, tersedia pula beragam pilihan bantuan biaya pendidikan seperti Beasiswa Patriot, LPDP, hingga Beasiswa Unggulan ITS.
Dengan skema yang variatif ini, ITS berharap dapat melahirkan generasi inovator yang siap berkontribusi bagi masa depan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Its.ac.id